gaming
Dewa Gosip

Pro Dan Kontra Gaming

Game yang artinya permainan, adalah sebuah rancangan sistematis yang dibuat dengan tujuan utama untuk menghibur seseorang atau sekelompok orang yang memainkannya. Untuk jenis game sangat bervariasi, dari game ketangkasan, game kartu, game papan dan masih banyak lagi. Untuk tujuan dari game juga sangat bervariasi saat ini, ada yang bertujuan mendidik, mengasah kemampuan, bersosialita dan lain-lain, namun pada umumnya adalah bersifat menghibur.

Game sebenarnya bukanlah sebuah hal yang berbahaya bagi manusia jika dalam batasan-batasan yang masih wajar. Bahkan saat ini Game banyak dimanfaatkan di dunia edukasi untuk memperjelas bakat-bakat dari setiap anak. Alasan utama game digunakan dalam dunia edukasi adalah untuk meningkatkan minat anak-anak dalam pembelajarannya. Namun, dalam pandangan masyarakarat, terutamanya di Indonesia, banyak yang menganggap bahwa game cenderung membawa pengaruh yang buruk.

Alasan game cenderung membawa pengaruh buruk juga bermacam-macam. Karena membuang waktu, uang, mendapatkan teman yang tidak baik, menurunkan produktivitas, merusak kesehatan dan lain-lain. Semua alasan ini adalah benar jika seseorang bermain game melebihi dalam batasan wajar. Namun 2 dari 10 survey yang melihat dari segi positif juga memiliki alasan yang cukup bertolak belakang diantaranya : game dapat meningkatkan kreatifitas, mengasah soft-skill, menurunkan tingkat stress, memperbanyak relasi, dan sebagainya.

Pro dan Kontra dalam bermain game tidak dapat dihindari dan tidak ada gunanya untuk diperdebatkan karena akan berbeda untuk kasus per kasus. Yang terpenting adalah meninjau kembali pola bermain dalam kehidupan masing-masing. Dikatakan bermain game dalam batasan wajar tidak berbahaya adalah benar menurut survey dimana 8 dari 10 orang setuju dengan pernyataan tersebut. Namun batasan untuk setiap orang pasti akan berbeda beda.

Menurut hasil dari beberapa studi, penulis menyimpulkan bahwa batasan bermain game dalam segi waktu dikatakan wajar jika seseorang bermain tidak lebih dari 20% waktu senggang yang mereka miliki dalam kesehariannya dengan catatan keras dimana game tersebut tidak boleh mengganggu aktifitas sekecil apapun di dalam kehidupan berkeluarga/bersosial dan pengembangan diri dari individu tersebut. Dan sebagai pendukungnya, jenis game yang dimainkan harus memiliki dampak positif bagi individu.

Comments are closed.