Sensor Sidik Jari Ultrasonic Dari Qualcomm

        Selain memperkenalkan seri chip prosesor Snapdragon wear 3100 terbarunya, Qualcomm juga memperkenalkan teknologi sensor sidik jari dengan ultrasonic edisi ketiganya. Teknologi sensor sidik jari milik Qualcomm ini sebelumnya telah digunakan pada beberapa seri ponsel asal China seperti seri VIVO X20 UD dan juga seri VIVO X21 UD. Namun teknologi yang dipakainya masih sebatas sesnsor biasa saja.

        Pada teknologi sensor sidik jari edisi ketiga ini nantinya Qaulcomm akan menggunakan sensor 3D berkat kemampuan scannya secara ultrasonic. Dapat dipastikan dengan menggunakan sensor ultrasonic tersebut yang dapat menghasilkan kualitas gambar 3D akan membuat teknologi ini lebih akurat daripada sensor sidik jari pada layar yang ada hingga saat ini.

         Penggunaan teknologi sidik jari ini kebanyakan telah diletakkan pada bagian layar depan ponsel, sehingga pada beberapa ponsel akan terlihat jelas letak sensor tersebut saat terkena sinar matahari secara langsung. Namun dengan adanya teknologi terbaru ini Samsung telah berharap banyak agar nantinya pada ponsel seri terbaru mereka pada S10 teknologi ini dapat digunakan dengan lancar dan stabil.

        Seperti yang telah kita ketahui, selama ini Samsung selalu mengatakan akan menggunakan teknologi sidik jari pada layarnya sejak sebelum diluncurkan seri Galaxy S8 namun hingga perilisan seri Galaxy Note 9 terakhir masih belum juga digunakan. Dan harapan Samsung akan teknologi ini sanggup memberikan kesan yang lebih baik dari ponsel lain dengan teknologi sensor sidik jari pada layar ponsel yang selama ini telah banyak beredar dipasaran global.

Sensor Sidik Jari Ultrasonic Dari Qualcomm

Snapdragon Wear 3100 Irit Daya Baterai

      Qualcomm telah memperkenalkan Snapdragon Wear 3100 terbarunya secara resmi akan menggantikan Snapdragon Wear 2100 sebelumnya. Jika pada snapdragon wear 2100 sebelumnya telah menghasilkan kualitas kinerja yang bagus dan stabil maka kali ini melalui snapdragon wear 3100 Qualcomm membuat chip untuk jam tangan pintar tersebut sebagai prosesor yang irit baterai.

      Jika dibandingkan dengan prosesor sebelumnya snapdragon wear 2100 peningkatan daya tahan baterai cukup terasa sebab Qualcomm menyatakan dengan menggunakan chip snapdragon wear 3100 ini akan menambah daya baterai minimal 4 jam dan maksimal hingga 12 jam tergantung dari penggunaan jam tangan pintar nantinya.

        Qualcomm telah mengkalim bahwa nantinya jika pada jam tangan pintar memiliki kapasitas baterai 450 mAh dan menggunakan chip snapdragon wear 3100 maka dapat dipastikan akan sanggup bertahan hingga 15 jam dengan penggunaan GPS dan monitor detak jantung sepanjang waktu. Chip prosesor snapdragon wear 3100 ini juga nantinya telah mendapatkan peningkatan di sisi kualitas kecerahan layar dan juga perbaikan disisi keluaran suara pada jam tangan yg menggunakannya nanti.

          Prosesor snapdragon wear 3100 ini nantinya dapat membuat jam tangan pintar yang menggunakannya untuk jaringan LTE dan dapat digunakan untuk download dengan kecepatan hingga 1Gbps dan juga digunakan untuk upload hingga kecepatan 150Mbps. Pembeli teknologi ini adalah beberapa merek mode terkenal seperti Fossil, MontBlanc dan juga Louis Vuitton sehingga dapat dipastikan beberapa merek tersebut nantinya akan merilis koleksi jam tangan pintar dengan desain terbaik mereka.

Snapdragon Wear 3100 Irit Daya Baterai