Galaxy M20 Berbahan Metal

Sebelumnya Samsung telah mengkonfirmasikan bahwa untuk seri ponsel Galaxy On tidak akan ada penambahan lagi dan akan digantikan dengan seri Galaxy M. Ponsel Samsung dengan seri Galaxy On sebelumnya selalu menggunakan bahan metal sebagai lapisan belakang ponsel, namun sepertinya Samsung akan tetap menggunakan bahan metal meskipun nama serinya telah diganti dengan Galaxy M.

Terdapat foto bocoran model metal pelapis belakang seri Galaxy M tersebut yang terlihat mirip seperti ponsel seri Galaxy A yang kini telah menggunakan bahan kaca pada bagian belakang ponsel. Terdapat lubang audio 3.5mm yang tetap tidak dihilangkan oleh pihak Samsung dan kini seri Galaxy M juga telah berganti menggunakan lubang cas USB-C dan menggunakan sensor sidik jari tepat dibagian belakang atas ponsel.

Ponsel ini akan memiliki dua buah kamera belakang dengan lampu flash pada bagian bawah kameranya, masih belum diketahui secara jelas spesifikasi ponsel ini secara keseluruhan. Namun jika dilihat dari target harga jual yang akan Samsung targetkan untuk pasar ponsel kelas menengah, maka ponsel ini akan menggunakan chip prosesor yang kemungkinan besar adalah buatan dari Samsung sendiri yakni dengan nama Exynos.

Akan terdapat dua seri ponsel yang akan langsung dirilis oleh Samsung nantinya dengan nama seri Galaxy M10 dan juga seri Galaxy M20 dengan harga yang tidak akan berbeda terlalu jauh antar keduanya. Ponsel Samsung dengan seri Galaxy M ini akan dirilis untuk pertama kalinya di negara India dimana negara tersebut merupakan negara pembuat ponsel seri Galaxy M ini.

VIVO Makin Berkembang Pesat

Persaingan bisnis ponsel saat ini semakin hari semakin ketat dan tidak hanya untuk negara Eropa saja, di negara India saat ini juga semakin ramai dan berkembang saja. Berita terbaru muncul dari pihak perusahaan VIVO yang baru saja menanam investasi di negara India untuk membangun dan memproduksi ponsel dinegara tersebut.

Nilai investasi dari VIVO tidak tanggung tanggung, VIVO telah menginvestasikan $560M untuk membantu dalam menghasilkan lebih banyak lagi tingkat produksi ponsel VIVO ditahun depan. Persaingan ponsel di negara asli VIVO sendiri yakni di negara China sudah sangat penuh dan sangat ketat sekali, dimana perusahaan seperti OPPO, Xiaomi, dan juga Huawei sudah sangat terkenal di negara tersebut.

Peluang VIVO untuk masuk kedalam persaingan pasar Eropa juga sangat kecil saat ini, dimana pada posisi pangsa pasar mobile di negara negara Eropa saat ini juga sudah banyak dikuasai oleh Huawei, OPPO, dan juga Xiaomi. Dengan masuknya VIVO ke negara India maka akan membuka peluang baru bagi beberapa penduduk lokal disana juga.

Saat ini perusahaan VIVO di negara India telah memiliki 50 hektar tanah untuk beroprasi produksi ponsel dan dengan ditambahkan kucuran dana investasi terbaru telah menambah luas lahan yang dapat digunakan untuk beroprasi tahun depan dengan penambahan sekitar 169 hektar lagi. Dan untuk beroprasi tahun depan setidaknya perusahaan VIVO di negara India nantinya akan membutuhkan sekitar 5000 pekerja baru.