Windows Phone Berakhir di 2020

       Pada awalnya perusahaan yang berbasis Software komputer ini dengan yakin dan percaya diri mencoba melangkah memasuki dunia ponsel. Nama perusahaan Microsoft dengan operasi sistem Windows nya pasti tidak asing lagi bagi kalangan para pengguna komputer, namun akan menjadi aneh dan tidak biasa ketika operasi sistem Windows ini digunakan pada ponsel.

       Microsoft memasuki dunia ponsel saat masih banyaknya operasi sistem yang digunakan oleh ponsel saat itu, sebut saja seperti IOS, Android, Symbian, dan juga masih pada jamannya ponsel Blackberry berada pada masa puncak kejayaan nya. Saat itu masih terasa sangat wajar sekali jika beberapa pengguna ada yang ingin mencoba menggunakan sistem operasi yang baru saja hadir.

        Tetapi seiring berjalannya waktu, satu demi satu operasi sistem yang kalah bersaing telah menghilang, dan saat ini hanya menyisakan dua operasi sistem yang terbaik saja yakni IOS dan juga Android. Kedua operasi sistem ini banyak digunakan karena dari segi tampilan dan fungsinya sangat mudah digunakan juga selalu mendapatkan update baru yang lebih meningkatkan kualitas penggunaan aplikasi menjadi lebih ringan.

         Hal tersebut berbeda dengan operasi sistem yang dimiliki oleh Microsoft yang lebih kaku dan masih sangat minim dalam pembaruan penggunaanya. Selain itu juga Microsoft seperti sedang berjalan ditempat tanpa ada penambahan baru lagi setelah memasuki update Windows 10 mobile nya. Secara resmi Microsoft telah menjelaskan bahwa dukungan untuk operasi sistem Windows mobile hanya sampai tgl 10 desember 2019 saja.

Microsoft Akan Buat Browser Baru

Jika selama ini perusahaan Microsoft selalu tetap bertahan dengan mengandalkan browser bawaan dengan nama Internet Explorer saja dan seiring dengan berubahnya mendapat update ke Windows 10 lalu pihak Microsoft mengubah nama browser ini menjadi browser Edge. Terdapat sesuatu yang sangat berbeda jika kita bandingkan saat menggunakan browser bawaan dari Microsoft ini denga browser dari Google yakni Chrome.

salah satu perbedaan yang terlihat adalah dari tampilan dan warna pada masing masing browser tersebut, namun bukan hanya nama maupun tampilan saja yang berbeda namun dasar pembangun masing masing browser ini juga berbeda. Rencana terbaru dari Microsoft adalah akan membuat sebuah browser baru dengan bahan dasar yang sama pada browser Chrome, yaitu menggunakan dasar Chromium platform dan juga menggunakan blink rendering engine dan V8 Javascript engine.

Kode nama untuk browser terbaru dari Microsoft ini adalah Anaheim, dan nantinya browser terbaru dari Microsoft ini akan memiliki kemampuan yang sama seperti browser milik Chrome dan juga pada browser Opera. Jika pada perubahan browser dengan nama Edge sebelumnya sedikit mengalami kegagalan dalam sinkronasi dengan Windows 10 maka untuk browser terbaru kali ini Microsoft menjanjikan agar dapat digunakan secara lancar dan tanpa masalah untuk browser terbaru ini nantinya.

Tidak hanya dapat digunakan pada Windows 10 saja, browser terbaru kali ini akan dapat digunakan untuk Windows 7 dan juga 8 dan yang lebih bagusnya lagi browser terbaru ini juga akan cocok jika digunakan pada MacOS milik Apple. Untuk dapat menggunakan browser ini kemungkinan baru akan selesai dan dirilis oleh Microsoft pada pertengahan tahun depan sekitar pada bulan enam tahun 2019 nanti.

Microsoft Andromeda Hadir Pada 2019

Perusahaan software komputer terbesar ini sepertinya akan mencoba kembali dalam bisnis mobile untuk tahun 2019 nanti dan kali ini akan benar benar murni menggunakan bahan dan merek asli dari Microsoft secara langsung. Jika sebelumnya Microsoft terjun dalam dunia ponsel berkat dibelinya merek NOKIA dan gagal sehingga dijual kembali, maka kali ini mereka berharap akan dapat bersaing kembali dengan menggunakan nama merek asli milik mereka sendiri.

Untuk operasi sistem dari ponsel microsoft yang sebelumnya menggunakan windows 10 phone juga masih belum dapat bersaing dengan operasi sistem dari android. Namun nantinya mereka akan tetap mencoba untuk kembali menggunakan windows 10 namun dengan beberapa perubahan yang belum diketahui secara pastinya.

Desain molbile terbaru milik Microsoft kali ini sepintas mirip dengan desain ponsel dari Samsung yang dapat dilipat dari bentuk tablet menjadi sebuah ponsel. Namun Microsoft sebelumnya pernah memberikan kode nama produk ini dengan nama Surface phone sekitar tahun 2016 yang lalu.

Hingga saat ini pihak Microsoft belum memberikan detil dari spesifikasi ponsel ini dan dari segi tampilan gambar sekilas hanya dapat diketahui jika ponsel ini nantinya akan menggunakan USB-C dan juga akan memiliki bentuk sudut ponsel yang melengkung atau bundar. Ada beberapa rumor yang mengatakan jika ponsel ini nantinya akan menggunakan chip dari AMD bukan menggunakan chip dari Intel, dari penggunaan chip tersebut sedikit memberikan gambaran jika harga jual perangkat ini nantinya tidak akan terlalu mahal harganya.