VIVO Siapkan Seri APEX 2019

       Ponsel dari VIVO dengan nama  seri APEX sebelumnya adalah ponsel pertama yang hadir dengan menggunakan sensor sidik jari pada layar ponselnya. Setelah kemunculan ponsel VIVO tersebut, mulailah banyak sekali vendor ponsel lain yang mulai ikut menggunakan teknologi sensor sidik jari pada layar ponsel.

       Saat pertama kali VIVO merilis seri ponsel APEX tersebut kurang lebih setahun yang lalu, desain yang dimiliki oleh ponsel VIVO APEX inilah yang juga menjadi desain ponsel yang pertama kali menggunakan mekanisme pop up pada ponsel. VIVO hanya menggunakan mekanisme tersebut untuk sebatas penggunaan kameranya saja.

        Untuk seri terbaru VIVO APEX 2019 kali ini ternyata diam diam VIVO sudah menyiapkannya secara khusus. Menurut informasi bocoran yang ada sementara, VIVO akan membuat ponsel APEX 2019 ini tanpa lubang cas dan juga tanpa lubang speaker juga bahkan tanpa lubang slot kartu SIM operator.

        Desain yang akan digunakan oleh VIVO APEX 2019 ini akan hadir tanpa memiliki tombol juga nantinya dan akan digantikan dengan tombol kapasitif. Uniknya adalah seri terbaru ponsel ini akan benar benar menggunakan sistem wireless sepenuhnya, sebab untuk nomor ponselnya VIVO akan menggunakan teknologi E-sim seperti yang akan digunakan oleh perusahaan Apple juga.

         Jika memori ponsel ini nantinya telah terisi penuh maka kita hanya dapat memindahkan file didalam ponselnya via wireless saja. Jika dilihat dari desain dan ide yang akan dihadirkan oleh VIVO kali ini, sepertinya akan menjadi trend baru juga untuk desain ponsel di tahun 2019 ini.

Apple Akan Lambat Pakai 5G

       Teknologi jaringan 5G sudah diperkenalkan sejak bulan desember akhir tahun lalu, dan beberapa produsen ponsel Android sudah akan merilis ponsel dengan menggunakan jaringan 5G tersebut. Namun sayangnya tidak begitu mudah untuk Apple dalam menghadirkan sebuah Iphone terbaru yang akan memiliki teknologi jaringan 5G nantinya.

       Hal tersebut dikarenakan perselisihan antara Apple dengan perusahaan Qualcomm yang tidak pernah selesai. Sehingga akhirnya akan berdampak telak sekali pada perangkat perangkat dari Apple yang akan datang jika ingin menggunakan jaringan 5G. Qualcomm saat ini adalah satu satunya perusahaan yang dapat memberikan komponen modem LTE untuk jaringan 5G yang tercepat untuk pertama kalinya.

         Perselisihan kedua perusahaan besar ini telah jalannya bisnis diantara keduanya menjadi tidak sehat, sebab jika Qualcomm mau menjual komponennya kepada Apple dan pihak Apple juga mau membelinya dari Qualcomm maka kedua perusahaan ini akan sama sama menghasilkan untung.

        Saat ini Apple sedang berusaha untuk tetap dapat mengikuti perkembangan ponsel terbaru yang akan mulai berpindah pada jaringan 5G dengan menjalin kerjasama pada peusahaan perusahaan lain seperti Samsung, MediaTek dan juga Intel. Ketiga perusahaan tersebut juga memiliki pabrik yang juga dapat memproduksi komponen modem untuk mendukung jaringan 5G nantinya.

       Tetapi kecepatan yang akan dihasilkan dari ketiga perusahaan pembuat modem tersebut tidak akan dapat menyamai kecepatan yang akan dimiliki oleh komponen modem buatan Qualcomm. Dengan memesan komponen modem dari tiga perusahaan yang berbeda tersebut telah dapat membuat Apple terlambat dalam menghadirkan Iphone terbarunya yang mendukung jaringan 5G itu.

Apple Akan Gunakan USB-C

      Perubahan yang dilakukan oleh Apple hari demi hari ,semakin lama semakin mirip dengan ponsel yang menggunakan sistem operasi Android saja. Apple baru saja dikabarkan akan menghadirkan seri ponsel terbarunya yang akan memiliki tiga kamera pada bagian belakang dengan bentuk yang aneh tidak seperti biasanya. Penggunaan tiga kamera belakang saat ini sedang menjadi trend di kalangan ponsel beroperasi sistem Android dan Apple akan ikut menggunakannya pada akhir tahun 2019 ini.

       Kembali beredar informasi terbaru dari sebuah blog di internet yang mengatakan bahwa Apple nantinya akan beralih menggunakan lubang cas USB-C seperti yang telah digunakan oleh ponsel Android saat ini. Selama ini Blog tersebut selalu dapat memberikan informasi seputar produk terbaru dari Apple secara valid dan menjadi kenyataan. Hal tersebut tidak lepas dikarenakan Blog tersebut masih memiliki jaringan khusus dengan jalur bagian dalam supplier dari komponen ponsel Iphone.

        Perubahan yang akan diambil oleh Apple ini dikatakan akan mulai digunakan untuk produk ponsel Iphone pada tahun 2020 mendatang. Hal tersebut juga kembali menjadi sorotan publik karena USB-C sudah lebih dulu digunakan oleh ponsel Android. Apple selama ini selalu menggunakan produk dan desain yang khusus hanya bisa digunakan oleh produk produk mereka saja, dan dengan perubahan tersebut akan membuat sejarah baru dari Iphone yang selama ini selalu identik hanya menggunakan lubang cas Lightning khas milik Apple.

2 Galaxy M Terbaru Samsung

       Jika pada awalnya Samsung enggan menggunakan desain layar berponi untuk ponsel seri barunya, maka pada tahun ini Samsung akan merilis seri ponsel terbarunya dengan menggunakan layar berponi untuk pertama kalinya. Bisa dikatakan Samsung terlambat untuk ikut ambil bagian dari bentuk ponsel dengan layar berponi sebab beberapa perusahaan ponsel lainnya khususnya yang berasal dari negara China sudah menggunakan desain ini sejak setahun yang lalu.

       Ada alasan tersendiri bagi Samsung untuk tidak ikut ambil bagian dari persaingan layar ponsel yang memiliki poni, salah satunya adalah menghindari penggunaan layar ponsel yang sama seperti milik pesaing terberatnya yakni Apple. Dan alasan utama Samsung adalah mereka percaya bentuk layar yang paling ideal adalah ponsel dengan layar penuh.

       Seri ponsel Samsung yang pertama kalinya akan menggunakan layar berponi nantinya adalah seri M10 dan juga seri M20. Kedua seri ini akan memiliki perbedaan disisi ukuran ponselnya, dimana pada seri M10 akan memiliki layar berukuran 6″ dan memiliki kapasitas baterai 3400mAh sedangkan pada seri M20 nantinya akan memiliki layar 6.3″ dan kapasitas baterai 5000mAh.

      Kedua seri ponsel terbaru Samsung ini sama sama memiliki dua kamera belakang dan juga sebuah kamera depan dan juga pada keduanya sudah menggunakan USB-C dan juga tetap memiliki lubang audio 3.5mm pada bagian bawah ponselnya. Samsung seri M10 dan seri M20 ini akan dirilis pada tanggal 28 januari nanti dengan menggunakan chip prosesor Exynos milik Samsung sendiri.

Bocoran Tentang Iphone 11

       Euforia dari produk Iphone Xs dan Iphone Xs Max saat ini masih tetap dapat dirasakan kehebohannya karena bentuknya yang lebih besar dan memiliki perlindungan anti air yang lebih baik dari seri Iphone X sebelumnya. Namun kali ini telah muncul informasi bocoran dari generasi Iphone selanjutnya yakni Iphone 11.

      Nama Iphone 11 sebenarnya hanya nama seri ponsel sementara saja sebab nantinya Apple akan menggunakan nama seri ponsel dengan versinya sendiri. Uniknya adalah bentuk ponsel Iphone 11 ini akan menggunakan model poni yang lebih kecil pada bagian depan layarnya, hal tersebut dapat diwujudkan berkat menggeser lubang earpiece Iphone yang disusun pada bagian atas ponsel yang akan sejajar dengan letak kamera dan juga sensor wajah milik Apple atau disebut juga dengan nama FaceID.

      Disisi kameranya Iphone 11 ini akan menjadi ponsel dari Apple yang pertama kalinya akan menggunakan tiga kamera pada bagian belakangnya. Rumor untuk penambahan kamera ketiganya ini sebenarnya sudah ada sejak lama sebelum ponsel Iphone Xs Max dirilis dan sepertinya akan menjadi kenyataan untuk seri Iphone 11 nantinya.

      Jenis kamera ketiga yang akan ditambahkan oleh Apple nantinya pada seri Iphone 11 ini adalah kamera dengan sensor ultrawide yang akan memiliki fungsi juga saat digunakan pada mode malam, sama seperti yang telah digunakan oleh perusahaan Huawei dan juga pada ponsel Google Pixel saat ini.

Tiruan Airpods Dari Xiaomi

      Jika pada awalnya produk dari Apple banyak ditiru oleh perusahaan ponsel OPPO dari negara China, maka saat ini perusahaan OPPO telah mulai menggunakan desain dan juga ciri khasnya sendiri dan tidak lagi meniru produk buatan Apple lagi.

      Namun berbeda dengan perusahaan ponsel yang saat ini semakin banyak memiliki peminat produk ponselnya baik di dalam negara China sendiri maupun dipasaran global yang lebih luas, perusahaan Xiaomi kali ini telah meniru sebuah perangkat dengan nama Airdots yang mirip seperti milik Apple.

      Perangkat bluetooth ini sebenarnya sudah hampir dirilis sejak dua tahun yang lalu oleh Apple, dan baru saat ini bentuk desain dan ide teknologi yang digunakannya ditiru oleh perusahaan Xiaomi. Sebelumnya Xiaomi sudah meniru bentuk desain dari ponsel Iphone X yang menggunakan desain kamera belakang dengan posisi vertikal dan juga menggunakan sensor wajah pada bagian depan ponselnya.

       Tiruan ponsel tersebut adalah ponsel yang dirilis oleh Xiaomi pada tahun lalu dengan nama seri Xiaomi Mi 8. Dan untuk perangkat wireless dengan nama Airdots ini Xiaomi menggunakan bahan bud karet pada bagian penutup lubang telinga perangkat ini.

      Xiaomi Airdots ini sudah dirilis di China pada tanggal 11 januari lalu dengan harga hanya $60 saja dan dapat digunakan untuk perangkat ponsel IOS juga. Perangkat ini memiliki sensor sentuh dan juga noise canceling saat digunakan, untuk pengisian penuh beserta casenya membutuhkan waktu selama satu jam dan dapat digunakan selama total sepuluh jam.

OnePlus 7 Penuh Perubahan

       Beberapa ponsel yang berasal dari negara China telah mengikuti perubahan trend bentuk ponsel saat ini, namun beberapa juga masih terbilang lambat dalam menghadirkan peningkatan untuk produk terbarunya.

       Salah satu perusahaan ponsel dengan nama OnePlus yang juga berasal dari negara China adalah salah satu perusahaan ponsel yang berkembang secara mandiri dan juga mempunyai ciri khas ponsel yang berbeda dari merek ponsel keluaran China yang ada saat ini.

       Hingga saat ini OnePlus sudah merilis ponsel hingga seri ke 6 dengan hanya menggunakan satu nama sesuai nama perusahaan nya saja, yakni OnePlus 6. Hal tersebut sangat mirip dengan penggunaan nama yang digunakan oleh perusahaan Apple yang hanya menggunakan nama seri Iphone saja.

       Pada seri ponsel OnePlus 7 yang terbaru nanti perusahaan ini akan memberikan peningkatan yang berfokus pada bagian dalam ponselnya. Hal tersebut juga memberikan desain baru pada seri OnePlus 7 dengan menggunakan desain yang akan sama seperti model ponsel terbaru saat ini dengan menggunakan bentuk slide pada ponselnya.

       Seri OnePlus 7 ini akan menggunakan chip prosesor Qualcomm terbaru dengan seri Snapdragon 855 SoC dan juga akan hadir dengan menggunakan teknologi UFS 3.0 terbaru yang akan menghasilkan dua kali lebih cepat untuk kecepatan memori ponselnya jika dibandingkan dengan seri UFS 2.1  pada OnePlus 6.

      Untuk tahun 2019 kali ini OnePlus akan hadir dengan mengikuti trend ponsel yang mulai muncul pada akhir tahun 2018 lalu dengan menggunakan teknologi pada bagian dalam ponsel yang terbaru untuk tahun 2019 ini.

Apple Lanjutkan Ipad Mini Di 2019

Pada tahun 2015 Apple menghentikan penambahan tablet Ipad mini nya hanya pada seri Ipad mini 4 saja. Pada saat itu Apple juga mengatakan bahwa untuk selanjutnya mereka tidak akan melanjutkan lagi seri terbaru dari tablet Ipad mini dan akan berfokus untuk tablet yang lebih besar dengan seri Ipad Pro.

Bisa dikatakan terdapat sebuah kelebihan dan kekurangan dari tablet Ipad Pro yang baru saja dirilis ke pasaran tersebut, salah satunya adalah sensor sidik jari pada Ipad yang terbaru tersebut sudah digantikan oleh fitur FaceID yang sama seperti pada Iphone X.

Namun tablet Ipad Pro Apple tersebut memiliki kekurangan yang sangat fatal yakni tidak memiliki penopang pada bagian tengah tabletnya sehingga akan membuat tablet ini sangat mudah sekali bengkok oleh tekanan dari tangan kita. Dari kesalahan tersebut sedikitnya telah mempengaruhi para penggemar produk Apple untuk berpikir ulang jika ingin membeli dan memiliki tablet ini.

Setelah menurunnya tingkat penjualan Ipad Pro terbaru ini dipasaran telah membuat pihak Apple untuk kembali menghidupkan dan memmbuat produk Ipad mini yang sudah dibuangnya selama hampir empat tahun ini. Meski demikian Apple tetap akan menghadirkan FaceID untuk tablet Ipad mini yang akan segera dirilis pada tahun depan nanti. Dan menurut bocoran informasi yang ada, Apple tidak hanya akan melanjutkan produk Ipad mini yang kelima saja namun juga sekaligus akan merilis Ipad 9.7″ untuk versi tahun 2019 nanti.

Xiaomi Akan Pecahkan Rekor GWR Lagi

Xiaomi akan merilis ponsel terbarunya pada tanggal 24 desember nanti dengan menggunakan layar berdesain poni dengan bentuk seperti tetesan air yang sedang trend saat ini. Ponsel Xiaomi ini nantinya akan menjadi ponsel pertama Xiaomi yang menggunakan poni yang kecil, sebab selama ini Xiaomi mengikuti bentuk poni dari ponsel Iphone X dari Apple.

Dengan menggunakan poni yang kecil dapat juga mempengaruhi kinerja dari ponsel tersebut, dan hal itu terbukti saat dicoba dengan aplikasi pengukur kinerja dan kecepatan dari semua ponsel Android yang ada. Ponsel dengan layar berukuran 5.84″ ini akan memiliki kamera depan 8MP dan menggunakan baterai yang berkapasaitas 3000 mAh.

Rencana dari Xiaomi untuk perilisan ponsel yang memiliki tiga pilihan memori internal ini pada tanggal 24 desember nanti adalah memberikan bonus paket data selama sebulan sejak pembelian dengan kapasitas data sebesar 10GB. Dan uniknya Xiaomi akan menghadirkan Guinness World Record atau disingkat GWR untuk mencatat rekor penjualan dari ponsel ini saat perilisan nanti.

Xiaomi sangat percaya diri akan memecahkan rekor baru dalam penjualan ponsel saat hari pertama. jika dilihat dari sejarah penjualan ponsel Xiaomi selama ini sangatlah wajar jika Xiaomi yakin akan mencapai rekor baru yang lebih banyak dari hasil penjualan selama ini. Dan hal tersebut juga didukung oleh adanya bonus data 10GB selama sebulan yang diberikan oleh ponsel ini, dimana selama ini Xiaomi tidak pernah memberikan bonus apapun untuk penjualan ponselnya.

Ipad Pro 2018 Mudah Bengkok

Belakangan ini produk tablet semakin mengalami penurunan dalam angka penjualan jika dibandingkan dengan angka penjualan pada produk ponsel. Hal tersebut tidak hanya dirasakan oleh tablet dengan OS Android saja, tetapi juga mengalami penurunan angka penjualan pada tablet milik Apple dengan seri Ipad Pro 2018 yang terbaru. Produk produk dari Apple selalu mengalami peningkatan baik dari sisi luar maupun sisi software yang diberikannya.

Untuk produk ponsel Apple dengan nama Iphone selalu hadir dengan peningkatan yang lebih baik setiap tahunnya, namun tidak untuk produk tablet Ipad Pro pada tahun 2018 kali ini. Ipad selama ini hampir tidak mengalami perubahan bentuk sama sekali, sebab bentuk Ipad dari seri tahun tahun sebelumnya selalu menggunakan sensor sidik jari yang masih sama seperti sensor sidik jari milik Iphone 6.

Pada Ipad Pro 2018 desain tablet ini tampil jauh berbeda jika dibandingkan dengan seri Ipad sebelumnya, dan fitur sensor sidik jari pada Ipad Pro 2018 ini telah ditiadakan dan diganti dengan sensor wajah seperti pada ponsel Iphone X yang disebut Face ID oleh Apple. Kelebihan pada tablet ini adalah tampilan dan kinerja Ipad Pro 2018 yang kencang dan lancar jaya, namun pada sisi luar tablet ini terdapat kekurangan yang sangat fatal sekali.

Bahan dari Ipad Pro 2018 adalah aluminium pada bagian belakang tabletnya, namun bentuk Ipad Pro 2018 hampir sama seperti pada desain Iphone 5 yang berbentuk kotak pada sudut tabletnya. Dan kesalahan Apple adalah dengan menggunakan desain kotak yang tipis tersebut membuatnya sangat mudah sekali dibengkokkan sebab bagian dalam tablet ini kosong tanpa adanya penahan terhadap tekanan dari luar.

Apple Kembali Mendapat Gugatan Lagi

Dalam dunia bisnis selalu saja ada pihak pihak yang iri dengan kesuksesan orang lain, dan itu terbukti dengan digugatnya kembali perusahaan Apple tentang iklan yang palsu. Belum selesai masalah dengan perusahaan Qualcomm tentang hak paten dari peredaran ponsel Iphone di China, kini Apple kembali mendapat gugatan yang dituduh telah memalsukan data pada iklan mereka.

Pemalsuan iklan yang digugat kali ini adalah untuk iklan ponsel Iphone yang baru saja dirilis yakni pada seri Iphone Xs, Iphone Xs Max dan juga Iphone Xr. Namun pada ponsel Iphone X sebelumnya juga terkena imbasnya karena ukuran dan juga bentuk Iphone X hampir sama dengan milik Iphone Xs.

Apple menyatakan bahwa ponsel Iphone X dan juga Iphone Xs memiliki ukuran layar 5.8″ secara keseluruhan, namun setelah diteliti kembali ukuran layar yang sebenarnya tidak mencapai 5.8″ dan secara keseluruhan layar Iphone tersebut tidak sepenuhnya dapat digunakan seperti yang telah diiklankan oleh pihak Apple.

Lebih detilnya lagi mereka membandingkan jumlah piksel dalam Iphone X dan juga dalam Iphone 8 Plus, Namun terbukti bahwa jumlah piksel yang sebenarnya dari Iphone X tidak seperti yang dinyatakan oleh Apple. Jika dilihat dari spesifikasi yang diberikan oleh Apple secara resmi seharusnya jumlah piksel di ponsel Iphone X lebih banyak dari Iphone 8 Plus, tetapi karena layar Iphone X menggunakan layar AMOLED yang hanya menggunakan dua sub-piksel maka jumlah yang benar adalah 5.481.000 pada Iphone X dan 6.220.800 sub-piksel pada Iphone 8 Plus dengan layar LCD yang memiliki tiga sub-piksel.

Apple Lawan Qualcomm Di China

Perseteruan antara dua perusahaan besar ini semakin hari semakin memanas saja, Baru saja Qualcomm berhasil melarang penjualan ponsel Iphone mulai dari seri Iphone 6s sampai pada seri Iphone X 2017, kini pihak Qualcomm sedang mencoba untuk dapat melarang penjualan ponsel Iphone seri Xs, Xs Plus dan juga Xr dinegara China.

Masalah hak paten antara kedua perusahaan ini bukanlah sebuah perkara baru, sebab perusahaan Apple adalah salah satu perusahaan yang paling banyak diserang oleh kasus hak paten. Sebelumnya perusahaan Apple juga sudah menyelesaikan masalah hak paten dengan pihak perusahaan Samsung yang berasal dari negara Korea tersebut.

Seperti yang kita telah ketahui bahwa negara China merupakan negara yang juga banyak pengguna ponsel Iphone dari Apple, sehingga dengan adanya larangan tersebut dapat mengganggu tingkat penjualan ponsel dari Apple. Saat ini Apple sedang berusaha untuk lepas dari larangan hak paten milik Qualcomm di China saat ini.

Rencananya Apple akan segera merilis update terbaru lagi dengan menghilangkan beberapa aplikasi maupun tampilan tampilan dari Iphone yang melanggar hak paten dari Qualcomm tersebut. Kemungkinan besar adalah update yang akan dibuat oleh Apple nantinya juga akan berdampak pada tiga ponsel terbaru tahun 2018 ini. Dan update dari Apple ini mungkin akan segera dirilis untuk awal tahun depan sekitar bulan januari 2019.

Microsoft Akan Buat Browser Baru

Jika selama ini perusahaan Microsoft selalu tetap bertahan dengan mengandalkan browser bawaan dengan nama Internet Explorer saja dan seiring dengan berubahnya mendapat update ke Windows 10 lalu pihak Microsoft mengubah nama browser ini menjadi browser Edge. Terdapat sesuatu yang sangat berbeda jika kita bandingkan saat menggunakan browser bawaan dari Microsoft ini denga browser dari Google yakni Chrome.

salah satu perbedaan yang terlihat adalah dari tampilan dan warna pada masing masing browser tersebut, namun bukan hanya nama maupun tampilan saja yang berbeda namun dasar pembangun masing masing browser ini juga berbeda. Rencana terbaru dari Microsoft adalah akan membuat sebuah browser baru dengan bahan dasar yang sama pada browser Chrome, yaitu menggunakan dasar Chromium platform dan juga menggunakan blink rendering engine dan V8 Javascript engine.

Kode nama untuk browser terbaru dari Microsoft ini adalah Anaheim, dan nantinya browser terbaru dari Microsoft ini akan memiliki kemampuan yang sama seperti browser milik Chrome dan juga pada browser Opera. Jika pada perubahan browser dengan nama Edge sebelumnya sedikit mengalami kegagalan dalam sinkronasi dengan Windows 10 maka untuk browser terbaru kali ini Microsoft menjanjikan agar dapat digunakan secara lancar dan tanpa masalah untuk browser terbaru ini nantinya.

Tidak hanya dapat digunakan pada Windows 10 saja, browser terbaru kali ini akan dapat digunakan untuk Windows 7 dan juga 8 dan yang lebih bagusnya lagi browser terbaru ini juga akan cocok jika digunakan pada MacOS milik Apple. Untuk dapat menggunakan browser ini kemungkinan baru akan selesai dan dirilis oleh Microsoft pada pertengahan tahun depan sekitar pada bulan enam tahun 2019 nanti.

Seri S855 Chip Tertinggi Saat Ini

Bocoran informasi yang ada selama ini ternyata hanyalah sebuah kode nama produk internal dari Qualcomm saja. Jika selama ini kita selalu mendengar bahwa Qualcomm akan merilis chip prosesor terbarunya yang akan memiliki jaringan 5G dengan nama seri Snapdragon 8150 maka nama aslinya saat dipasarkan nanti akan berubah menjadi Snapdragon 855 SoC.

Dengan dirilisnya chip prosesor ini maka kemungkinan besar pada awal tahun 2019 nanti beberapa produk ponsel dengan seri kelas atas sudah dapat menggunakan chip prosesor terbaru ini. Chip prosesor ini akan menjadi chip prosesor tertinggi dan stabil dari ponsel yang menggunakan OS android tahun depan.

Chip prosesor ini hadir dengan menggunakan ukuran 7nm yang sama seperti chip prosesor milik Apple dengan nama seri Apple A12 yang baru saja dirilis beberapa bulan yang lalu. Selain menjadi lebih irit daya baterai, penggunaan chip ini juga telah menggunakan modem Snapdragon X50 milik Qualcomm juga, sehingga akan membuat ponsel yang menggunakannya akan sanggup berjalan dalam jaringan 5G.

Disamping itu juga, kali ini Qualcomm ikut merespon permintaan pasar yang ada saat ini dengan memberikan kemampuan lebih pada sisi gaming ponsel. Seperti yang telah diketahui, ponsel keluaran negara China saat ini seperti OPPO dan juga Huawei telah memberikan kemampuan lebih juga pada chip prosesor mereka dengan menambah kecepatan dan kestabilan dalam penggunaan ponsel bermain game. beberapa sebutan juga telah dimiliki oleh merek ponsel lainnya seperti AI Performacne atau juga Hyper Boost namun hasilnya juga tetap sama untuk difungsikan pada sisi permainan gamenya.

Qualcomm Coba Dekati Apple Kembali

Dalam dua tahun belakangan ini hubungan antara perusahaan Apple dengan perusahaan Qualcomm sedang tidak baik terkait masalah hak paten yang diketahui ada beberapa yang dilanggar oleh Apple. Namun jalinan kerja sama mereka sudah terbentuk jauh sebelum adanya teknologi jaringan 4G lima tahun yang lalu.

Ponsel dari Apple yaitu Iphone sebelumnya menggunakan produk modem ponsel dari milik perusahaan Qualcomm dan selama ini telah banyak pengguna dari Iphone itu sendiri yang tidak mengalami masalah apapun pada jaringan ponsel mereka saat menggunakan ponsel dari Iphone. Hal tersebut bisa diartikan bahwa modem dari Qualcomm sangat kompatibel atau cocok digunakan pada ponsel Iphone.

Namun akibat dari pertikaian masalah hak paten antara kedua perusahaan tersebut telah menyebabkan Apple enggan menggunakan modem dari perusahaan Qualcomm lagi. Untuk saat ini memang masih belum diketahui secara pasti apakah dengan menggunakan modem dari perusahaan lain akan tetap mempertahankan kualitas jaringan dari ponsel Iphone seperti sebelumnya atau tidak.

Pihak dari perusahaan Qualcomm saat ini sedang berusaha untuk mencoba melobbi kembali dengan perusahaan Apple, dan tidak tanggung tanggung sebab secara langsung CEO dari Qualcomm tersebut yang langsung turun tangan. Hal tersebut dapat terjadi setelah beberapa waktu lalu pihak Apple mengkonfirmasi bahwa modem dari Iphone selanjutnya akan beralih menggunakan modem dari perusahaan MediaTek yang berasal dari negara Taiwan dan untungnya masih dalam perencanaan perusahaan Apple terlebih dahulu.

Osmo Pocket Kamera Dari DJI

Siapa yang tidak mengenal nama merek dari DJI, rata rata banyak orang yang sudah mengenal nama DJI melalui produk produk Drone yang memiliki kamera. Namun kali ini produk dari DJI sedikit berbeda dari sebelumnya sebab pada produknya kali ini mereka merilis sebuah kamera saku saja tanpa adanya teknologi drone apapun.

Uniknya pada produk kamera saku ini kita tidak perlu lagi menggunakan alat gimbal yang biasanya digunakan untuk mempertahankan kondisi tampilan kamera saat merekam agar tetap stabil, sebab teknologi perangkat gimbal itu sendiri sudah langsung ada terpasang dalam perangkat ini. Perangkat ini telah mendukung 3 sudut yang dapat mempertahankan kestabilan kamera saat digunakan untuk merekam.

Kamera ini menggunakan sensor 12MP yang mampu merekam hingga 4K dengan kecepatan mencapai 60fps dan juga kamera ini memiliki dua buah mic disudut atas dan juga depan perangkat. Kapasitas baterai kamera saku ini 875mAh yang dapat digunakan untuk merekam selama 140 menit dan membutuhkan waktu 73 menit untuk mengisinya dari 0% hingga 100%.

Terdapat layar kecil pada bagian tengah perangkat ini dan juga beberapa tombol fungsi untuk menu dan juga tombol merekam, selain itu juga kamera ini dapat langsung dihubungkan dengan ponsel yang menggunakan USB-C atau juga langsung terhubung dengan ponsel Iphone berkat tersedianya adapter lightning milik Apple. Kamera saku ini akan dijual mulai tanggal 15 desember nanti dengan harga sekitar $349 untuk kategori harga pre-order terlebih dahulu.

Kini Fotrnite Berjalan Dalam 60fps

Bagi beberapa pengguna ponsel dengan OS Android mungkin akan sedikit asing dengan nama game Fortnite, sebab game ini baru saja dapat didownload untuk OS Android. Namun bagi pengguna ponsel dengan IOS milik Apple sudah tidak asing lagi dengan game Fortnite ini yang cara bermainnya hampir sama dengan game PUBG namun lebih berwarna dan lebih bervariasi lagi tampilan dan cara bermain game Fortnite ini.

Baru baru ini aplikasi game Fortnite telah mendapat update terbaru yang berisikan peningkatan disisi grafisnya yang dapat dimainkan hingga framerate mencapai 60fps, dimana peningkatan ini dapat dikatakan mencapai 1x lipat dibanding sbeelumnya yang hanya 30fps saja paling maksimalnya. Akan terdapat banyak perbedaan juga dalam penggunaan mode framerate terbaru ini pada beberapa seri ponsel dari Apple juga.

Salah satu yang telah diketahui dengan menggunakan ponsel seri Iphone XR jika menggunakan mode tertinggi yakni pada 60fps dapat menyebabkan ponsel menjadi lebih panas dan pada akhirnya akan membuat tampilan game kembali menggunakan mode 30fps sehingga mengurangi efek gambar yang pecah saat bermain.

Peningkatan pada sisi grafis game ini telah menyebabkan pengaruh yang positif dan juga memiliki pengaruh negatif, pengaruh positifnya adalah membuat gambar menjadi jauh lebih halus dan juga lancar, namun negatifnya dapat membuat ponsel menjadi lebih panas dari sebelumnya dan akan lebih cepat menghabiskan daya baterai ponsel juga. Namun pada sisi negatif tersebut masih akan bergantung pada penggunaan seri ponsel saat bermain game ini.

Mahalnya Samsung Galaxy Flex

Bukan hanya Apple saja yang kini mulai mematok harga ponsel terbarunya dengan harga yang mahal. Memang terbilang cukup wajar dengan harga mahal dari Iphone Xs Max yang tembus melebihi dari 20jt rupiah tersebut, sebab harga dari Iphone Xs saja sudah mencapai 20jt rupiah. Namun kini perusahaan ponsel yang terkenal dengan ponsel Androidnya yakni Samsung mulai ikut mematok harga yang mahal, bahkan diperkirakan akan lebih mahal dari milik Apple tersebut.

Menurut informasi yang banyak beredar, saat ini Samsung sedang mempersiapkan ponsel dengan bentuk yang bisa dilipat dari seukuran sebuah tablet hingga menjadi sebuah ponsel dengan ukuran layar dapat menjadi seukuran 4,6 inchi saja. Ponsel Samsung Galaxy Flex ini nantinya diperkirakan akan dirilis dengan banderol harga mulai dari $1925-$2565 sehingga akan sangat terasa sekali bagi calon konsumen yang ingin memilikinya namun daya beli mereka hanya dibawah harga minimal ponsel ini.

Samsung mengatakan bahwa salah satu poin yang membuatnya memiliki harga yang mahal adalah dari segi bahan yang akan digunakan oleh ponsel tersebut. Bahan pembuat ponsel Galaxy Flex yang termahal nantinya adalah milik pada bagian layar ponselnya yang dapat dilipat lipat. Perencanaan untuk membuat ponsel ini sudah sangat lama sekali terhitung sudah hampir sejak lima tahun yang lalu, hal tersebut dikarenakan pihak Samsung merasa belum siap dengan beberapa teknologi yang ada pada saat itu. Dan jika kali ini Samsung akan merilis secara masal ponsel ini maka dapat dipastikan trend bentuk ponsel selanjutnya akan berubah lagi.

Apple Fokus Penjualan Di Jepang

Menurut laporan dari Wall Street Journal mengatakan bahwa apple akan memangkas harga dari ponsel Iphone XR terbaru mereka untuk harga di negara jepang. Langkah tersebut diambil oleh Apple untuk meningkatkan penjualan mereka terutama di wilayah Asia. Seperti yang kita telah ketahui Apple selama ini menjual produknya dengan cara lebih mementingkan tingginya harga dibandingkan dengan banyaknya jumlah ponsel yang akan terjual.

Produk ponsel dari Apple meskipun dijual dengan harga yang mahal namun tetap saja banyak peminat yang ingin membeli dan memilikinya. Laporan penjualan kuartal terakhir dari Apple menghasilkan tingkat yang datar jika dibandingkan dengan laporan sebelumnya, namun hal tersebut masih dapat dikatakan sebagai hasil yang bagus sebab pada kuartal terakhir adalah masa masa liburan musim panas.

Pada pasaran ponsel Iphone di jepang kebanyakan masih lebih berminat pada seri ponsel keluaran tahun 2017 lalu yakni Iphone 8 dan juga Iphone 8 plus dibandingkan dengan ponsel Iphone X dan hal tersebut juga yang menjadi penyebab tingkat penjualan ponsel seri terbaru Iphone Xs dan juga Iphone Xs Max tidak seperti yang diharapkan.

Selain dari akan mengurangi harga jual dari Iphone XR terbarunya, Apple juga akan merilis ulang ponsel seri Iphone X khusus untuk negara jepang saja. Dan untuk memenuhi hal tersebut pihak Apple akan kembali mulai memesan layar OLED seperti pada seri Iphone Xs dan juga Iphone Xs Max sebab saat ini Apple sudah tidak memiliki kontrak lagi dengan pihak layar AMOLED pada keluaran Iphone X yang pertama dirilis.

Samsung Akan Gunakan Layar Poni

Jika sebelumnya perusahaan Samsung tidak mau menggunakan layar berponi pada ponselnya, maka kali ini akan berbeda sebab berkat ramainya ponsel keluaran China yang hadir dengan menggunakan layar berponi akhirnya membuat Samsung mengambil keputusan untuk ikut menggunakan layar yang memiliki poni juga.

Nantinya akan terdapat sebuah model poni dengan khas gaya milik Samsung sendiri, yakni menggunakan lubang pada bagian depan layarnya tanpa menempel pada bagian atas ponselnya. Sedangkan dua model poni lainnya akan sama seperti pada ponsel China seperti OPPO dan juga VIVO yakni akan memiliki bentuk dengan sebutan U dan juga O nantinya.

Uniknya lagi Samsung akan memiliki model layar ponsel yang seluruhnya berupa layar, namun belum dijelaskan secara detil oleh Samsung akan menggunakan kamera depan dengan model seperti apa. Jika melihat kembali informasi dari Samsung sebelumnya bahwa Samsung akan memiliki layar penuh yang akan dapat menyembunyikan kamera depan ponsel dibalik layar AMOLED pada bagian depannya.

Dengan menggunakan layar ponsel yang berponi seperti milik ponsel keluaran dari China dapat membuat Samsung terhindar dari sebutan meniru model layar dari Apple yang merupakan saingan terberat dari Samsung. Meskipun untuk saat ini terbilang lambat untuk mulai mengikuti trend layar berponi namun tidak membuat Samsung mundur saat ini sebab seperti yang telah diumumkan sebelumnya jika hanya mengandalkan ponsel kelas atas saja maka kemungkinan besar nasib Samsung akan sama seperti nasib Nokia yang dulu.

Ipad Pro 11 Untuk Gaming

Apple kembali merilis produk tablet terbarunya dengan seri Ipad pro 11 yang telah menggunakan teknologi sensor wajah terbarunya dengan menggantikan sensor sidik jari pada seri sebelumnya. Teknologi yang digunakan pada seri Ipad pro 11 kali ini akan sama seperti pada seri ponsel Iphone X namun bedanya kali ini sensor tetap dapat digunakan pada posisi horisontal juga dimana pada ponselnya Iphone X tidak dapat digunakan untuk membuka kunci ponsel pada posisi horisontal.

Tablet ini tetap memiliki resolusi layar dengan dasar Retina display pada ukuran layar 11″ dengan resolusi 1668×2388 piksel. Ipad pro 11 juga tetap memiliki layar dengan kemampuan refresh hingga 120Hz namun juga masih tetap dengan menggunakan layar berjenis IPS LCD. Terdapat banyak fitur baru pada tablet ini selain pada sisi teknologi sensor wajahnya, salah satunya juga tablet ini memiliki magnet yang akan berguna untuk mengisi baterai dari Apple pensil terbaru yang memang dikhususkan untuk tablet terbaru ini.

Berbeda dengan chip prosesor dari Iphone Xs max sebelumnya pada tablet Ipad pro 11 kali ini telah menggunakan chip dari Apple dengan seri A12X dengan ukuran chip sebesar 7nm juga. Meskipun memiliki ukuran chip yang sama namun jumlah inti dalamnya terdapat perbedaan, pada chip A12 hanya memiliki 6 inti saja, namun pada tablet ini memiliki 8 inti dan juga telah menggunakan GPU Apple dengan 7 inti didalamnya sehingga dapat dipastikan tablet ini sangat garang jika digunakan untuk bermain game.