Kejutan Dari Galaxy S10

       Hanya dalam beberapa bulan kedepan Samsung akan merilis ketiga seri ponsel kelas atasnya yang terbaru dengan seri Galaxy S10. Selama ini sudah banyak sekali bocoran bocoran informasi yang diberikan oleh perusahaan Samsung sendiri dan hal tersebut sangat berbeda dengan ponsel seri Galaxy S yang sebelum sebelumnya.

       Disamping untuk merayakan 10 tahun sejak pertama kalinya seri Galaxy S dirilis, Samsung juga saat ini sedang mengalami keadaan yang kurang bagus jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya dengan mengalami penurunan penjualan hingga 33% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

        Dengan alasan yang sama juga Samsung sekaligus memberikan bocoran sebanyak mungkin, sehingga tanpa menggunakan jasa iklan pun perusahaan tersebut telah membuat iklannya sendiri melalui bocoran informasi yang mereka buat. Tidak hanya menghemat pengeluaran perusahaan untuk modal beriklan, namun penggunaan media seperti itu juga sangat berguna sekali untuk masa sekarang ini.

        Banyak orang yang juga penasaran akan bentuk dan teknologi apa saja yang akan dimiliki oleh ponsel Samsung Galaxy S10 terbaru nantinya. Menurut bocoran terbaru dari pihak Samsung, seri Galaxy S10 ini nantinya akan memiliki teknologi wireless charging yang dapat digunakan untuk mengisi baterai perangkat lain yang juga menggunakan teknologi mengecas secara wireless juga.

Fitur teknologi tersebut sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru, sebab teknologi tersebut telah ada dan digunakan pada ponsel milik Huawei sebelumnya. Namun fitur tersebut untuk saat ini masih terbilang sesuatu teknologi yang baru.

MediaPad M5 Lite Terbaru Huawei

        Meskipun saat ini perusahaan Huawei sedang diterpa isu dan masalah yang menyangkut masalah kenegaraan dengan dicurigai membantu negara China dalam memata matai negara lain, namun Huawei tetap terus menghadirkan produk terbarunya.

      Tidak hanya menghadirkan produk ponsel terbarunya, namun Huawei juga merilis produk tablet terbarunya yang hadir dengan dukungan pena khusus untuk tablet MediaPad M5 Lite ini. Dan uniknya pena tersebut hadir secara langsung dalam paket kotak penjualannya.

      Tablet terbaru dari Huawei ini akan memiliki ukuran layar 10.1 inchi dengan menggunakan layar LCD dan memiliki jumlah piksel 1200×1920 dan ditenagai oleh chip prosesor dari Kirin 659 yang memiliki delapan jumlah inti pada prosesornya.

       Baterai tablet Huawei ini memiliki kapasitas 7500 mAh dan hadir hanya menggunakan RAM 3GB dengan memori internal 32GB. Teknologi speaker bawaan dari MediaPad M5 Lite kali ini adalah menggunakan milik Harman Kardon yang memiliki empat lubang speaker pada tablet ini.

      Tablet Huawei ini akan mulai dapat dibeli pada akhir bulan januari ini dengan harga $299 dan hanya memiliki satu pilihan warna saja yakni warna abu abu. Huawei tetap berharap agar pasaran tablet dipasaran tetap dapat diminati oleh para pengguna meskipun hingga saat ini pasaran tablet sudah sangat turun dan semakin sedikit peminatnya.

       Langkah yang diambil oleh Huawei untuk tetap dapat mendukung penjualan produk tabletnya sudah sangat tepat sekali dengan memberikan bonus pena secara langsung dalam kotak paket penjualannya. Dan juga dukungan empat speaker dengan merek ternama tersebut telah memberikan nilai lebih pada tablet ini.

Honor Gandeng Merek Mobil Maserati

Saat ini bukan hal baru lagi jika beberapa merek ponsel dari China telah melakukan kerjasama dengan merek merek mobil terkenal yang kebanyakan berasal dari negara negara Eropa. Sebut saja seperti OPPO dengan Lamborghini, Huawei dengan Porche, dan OnePlus dengan MClarren, namun kali ini terdapat satu merek mobil lagi yang akan bekerjasama dengan Honor yakni merek mobil Maserati.

Merek dagang anak perusahaan dari Huawei ini akan menggunakan ponsel seri terbarunya untuk berkolaborasi dengan merek Maserati, dan seri ponsel ini juga merupakan seri ponsel kelas atas nantinya. Dengan nama Honor View 20 versi Maserati, ponsel ini nantinya akan menggunakan chip prosesor Kirin 980 SoC dari Huawei.

Ada satu kelebihan dari ponsel ini juga yang terletak pada sisi kameranya yaitu ponsel ini nantinya akan menggunakan kamera dengan sensor 48MP yang pertama didunia. Untuk kamera depannya ponsel ini akan menggunakan desain terbaru dengan menggunakan layar depan yang memiliki lubang khusus untuk kamera depannya, dan sensor kamera depan ponsel ini nantinya akan memiliki sensor 25MP.

Kapasitas baterai ponsel ini akan memiliki 4000 mAh yang sanggup digunakan seharian hingga ponsel dicas kembali. Namun untuk sementara Honor hanya bisa merilis ponsel ini dalam kecepatan teknologi jaringan hingga 4G saja dan untuk versi Maserati yang akan menyusul dirilis pada tahun depan kemungkinan Honor baru bisa menghadirkan ponsel ini dengan menggunakan teknologi jaringan hingga kecepatan 5G.

Xiaomi PLAY Akan Segera Dirilis

Xiaomi kini semakin terkenal dan semakin banyak peminat ponselnya dipasaran baik itu dinegaranya sendiri di China, maupun di negara negara Eropa. Pada daftar nama merek ponsel yang berasal dari China saat ini Xiaomi sudah menduduki peringkat ke dua berada satu tingkat diatas merek OPPO, dan pada peringkat pertama saat ini masih tetap dipegang oleh merek perusahaan Huawei.

Untuk meningkatkan peringkat ponsel Xiaomi di China banyak strategi pemasaran dan pembuatan produk seri seri terbaru Xiaomi yang tidak sama seperti sebelumnya. Seperti seri ponsel Xiaomi yang terbaru dengan menggunakan nama seri PLAY yang akan dirilis pada akhir tahun ini, Xiaomi berharap dapat menambah pendapatan perusahaan untuk perhitungan tutup buku hasil penjualan Xiaomi tahun 2018 ini.

Ponsel Xiaomi seri PLAY ini akan menggunakan desain layar depan yang memiliki poni berbentuk tetesan air dan akan menggunakan dua kamera pada bagian belakangnya. Pada ponsel ini akan terdapat sensor sidik jari pada bagian belakangnya disebelah kamera belakangnya. Chip prosesor ponsel ini akan memiliki kecepatan 2.3GHz dengan menggunakan delapan inti, dan RAM ponsel ini memiliki pilihan 4GB dengan memori internal 64GB, RAM 6GB dengan memori internal 64GB dan 6GB dengan memori internal 128GB.

Kamera ponsel ini akan menggunakan dua kamera belakang dengan sensor 12MP untuk bagian belakangnya dan memiliki kamera depan dengan sensor 8MP. Kapasitas baterai pada ponsel ini masih tergolong kecil yakni hanya memiliki 3000 mAh saja, namun sepertinya chip prosesor yang akan digunakan ponsel ini tetap dapat menyokong pemakaian ponsel hingga seharian.

P30 Pro Akan Lawan Keluarga S10

Sukses dengan seri ponsel P20 Pro yang merupakan ponsel pertama dengan memiliki tiga kamera belakang tidak membuat Huawei langsung berpuas diri. Pada awal tahun depan nanti Huawei akan segera merilis ponsel yang merupakan kelanjutan dari seri sebelumnya dan seri terbaru ini nantinya akan memiliki nama P30 Pro. Dan kemungkinan yang akan terjadi saat perilisan ponsel ini akan langsung berhadapan dengan ponsel yang berasal dari Korea selatan dengan seri Samsung Galaxy S10.

Keluarga ponsel Samsung dengan seri Galaxy S10 ini nantinya akan dirilis bersamaan dengan seri Huawei P30 Pro terbaru ini, dan fitur yang akan diadu bukan hanya dari sisi kameranya saja namun juga dari segi layar kedua ponsel ini nantinya dapat diadu juga. Seperti yang telah diketahui bahwa selama ini produk ponsel yang berasal dari China selalu memepet dan menggunakan komponen perangkat ponselnya yang hampir sama dengan ponsel ponsel merek lain yang sudah terkenal sebelumnya.

Ponsel dari Huawei kali ini akan menggunakan layar dari perusahaan BOE dan juga layar P-OLED dari LG dan juga akan menggunakan sensor kamera terbaru dari SONY IMX607. Jika dilihat sekilas dari foto pelindung layar antara ponsel Huawei P30 Pro dan juga milik Samsung Galaxy S10, layar milik Huawei P30 Pro memiliki layar yang lebih besar namun dengan menggunakan poni pada bagian tengah atas layarnya dan bedanya kali ini Samsung menggunakan layar yang berlubang khusus untuk kamera depannya.

VIVO Makin Berkembang Pesat

Persaingan bisnis ponsel saat ini semakin hari semakin ketat dan tidak hanya untuk negara Eropa saja, di negara India saat ini juga semakin ramai dan berkembang saja. Berita terbaru muncul dari pihak perusahaan VIVO yang baru saja menanam investasi di negara India untuk membangun dan memproduksi ponsel dinegara tersebut.

Nilai investasi dari VIVO tidak tanggung tanggung, VIVO telah menginvestasikan $560M untuk membantu dalam menghasilkan lebih banyak lagi tingkat produksi ponsel VIVO ditahun depan. Persaingan ponsel di negara asli VIVO sendiri yakni di negara China sudah sangat penuh dan sangat ketat sekali, dimana perusahaan seperti OPPO, Xiaomi, dan juga Huawei sudah sangat terkenal di negara tersebut.

Peluang VIVO untuk masuk kedalam persaingan pasar Eropa juga sangat kecil saat ini, dimana pada posisi pangsa pasar mobile di negara negara Eropa saat ini juga sudah banyak dikuasai oleh Huawei, OPPO, dan juga Xiaomi. Dengan masuknya VIVO ke negara India maka akan membuka peluang baru bagi beberapa penduduk lokal disana juga.

Saat ini perusahaan VIVO di negara India telah memiliki 50 hektar tanah untuk beroprasi produksi ponsel dan dengan ditambahkan kucuran dana investasi terbaru telah menambah luas lahan yang dapat digunakan untuk beroprasi tahun depan dengan penambahan sekitar 169 hektar lagi. Dan untuk beroprasi tahun depan setidaknya perusahaan VIVO di negara India nantinya akan membutuhkan sekitar 5000 pekerja baru.

Honor View 20 Gunakan KIRIN 980 SoC

Sepertinya persaingan untuk seri terbaru dengan desain ponsel yang menggunakan lubang kamera pada bagian depan layarnya kini semakin memanas. Terlihat sangat jelas dari perilisan ponsel terbaru masing masing vendor ponsel yang saling berdekatan dalam bulan desember kali ini.

Samsung baru saja merilis ponsel terbarunya dengan seri Galaxy A8s yang memiliki lubang kamera pada bagian depan pojok kiri atas layarnya, namun langsung disambut dengan perilisan seri ponsel terbaru dari perusahaan Huawei denga seri ponsel Honor View 20 yang juga akan memiliki desain layar ponsel yang memiliki lubang kamera pada bagian depan layar ponselnya.

Tetapi ponsel dari Huawei kali ini memiliki kelebihan khusus pada kamera belakangnya dan juga pada chip prosesor yang akan digunakan oleh ponsel ini. Menurut informasi bocoran tentang ponsel ini nantinya akan hadir dengan menggunakan chip prosesor dari Huawei dengan seri KIRIN 980 SoC dan juga akan menggunakan sensor kamera 48MP dengan menggunakan OS Android Pie.

Ponsel ini akan hadir dengan RAM 8GB dan akan memiliki memori internal 128GB, namun masih belum diketahui secara jelas kapasitas baterai ponsel ini. Rencananya Huawei akan menjual secara resmi ponsel ini pada tanggal 26 desember nanti khusus untuk pasaran di negara China sendiri, dan akan menjual ponsel ini secara global pada awal bulan januari tahun 2019 nanti. Siapakah yang akan mendapatkan lebih banyak penggemar dengan desain layar ponsel terbaru kali ini, apakah Samsung atau Huawei?? jawaban pastinya akan ada pada bulan februari nanti.

Jepang Akan Ikut Ambil Bagian Juga

Berdasarkan beberapa kejadian yang kurang bersahabat dari negara USA atau Amerika baru baru ini telah membuat beberapa pihak yang juga masih dalam luang lingkup tentang masalah yang berhubungan dengan kejadian tersebut untuk ikut ambil bagian juga.

Agensi keamanan dari negara USA sebelumnya secara resmi menyatakan agar hati hati dalam menggunakan teknologi yang dimiliki oleh perusahaan Huawei dan juga ZTE, sebab dikhawatirkan akan terjadi kebocoran informasi yang dapat dilakukan dengan menumpang sarana melalui perangkat maupun teknologi dari dua perusahaan yang berasal dari negara China tersebut.

Beberapa waktu yang lalu anak dari CEO Huawei telah ditangkap di bandara Amerika serikat yang diduga telah menyalahi aturan bisnis yang sebelumnya telah disepakati oleh perusahaan Huawei. Dan setelah kabar tertangkapnya tersebut maka pihak negara lain seperti Jepang pun saat ini sudah mulai ikut merespon keadaan tersebut.

Dengan berdasarkan kejadian scandal penangkapan tersebut telah membuat pihak jepang untuk berencana akan membatalkan kerja sama yang berhubungan dengan penggunaan teknologi jaringan 5G terbaru nantinya. Sebelumnya pihak jepang akan menggunakan perangkat dari teknologi jaringan milik Huawei dan juga ZTE, namun mereka telah berencana untuk membatalkan perjanjian kerjasama tersebut.

Persaingan bisnis saat ini semakin ketat dan juga menjadi lebih sulit dari sebelumnya bagi perusahaan perusahaan yang berasal dari negara China. Jika alasan keamanan ini dibuat oleh pihak negara Amerika hanya untuk membendung perluasan bisnis dari perusahaan yang berasal dari negara China tersebut, maka pemenang bisnis ponsel nantinya bisa dipegang oleh negara barat kembali.

OnePlus Seri McLaren Akan Dirilis

Sama seperti pada merek ponsel lain yang juga berasal dari negara China, merek ponsel China OnePlus kali ini juga akan merilis ponsel dengan gabungan merek mobil terkenal juga. Sebut saja seperti OPPO dengan bergabung bersama merek mobil Lamborghini atau pada seri ponsel Huawei yang bergabung dengan merek perusahaan Porsche, kali ini merek ponsel OnePlus juga akan ikut bergabung dengan nama merek perusahaan mobil dari McLaren.

Sebenarnya semua ponsel yang bergabung dengan merek perusahaan mobil selama ini tidak memiliki perbedaan pada bagian dalam ponselnya, namun yang berbeda hanyalah tampilan luar dan juga paket dalam kotak penjualannya yang akan dikemas secara esklusif saja. Untuk merek ponsel OnePlus sendiri bukanlah pertama kalinya bagi perusahaan ini mengemas penjualan ponselnya dengan edisi khusus, sebut saja seperti pada seri ponsel OnePlus 5T yang dikemas dengan tampilan dari Star Wars dan juga pada seri Oneplus 6 yang hadir bersamaan dengan pemutaran film dari Marvel dibioskop bioskop pada saat itu dengan film yang berjudul Avager Infinity Wars.

Pada seri ponsel terbarunya kali ini OnePlus akan pertama kalinya bergabung dengan merek mobil McLaren sehingga banyak para penggemar dari ponsel OnePlus ini yang menduga jika nantinya OnePlus akan menghadirkan seri ponsel OnePlus 6T terbarunya dengan balutan warna merah yang khas dari McLaren. Rencananya ponsel OnePlus seri 6T McLaren ini akan mulai dirilis pada tanggal 11 desember nanti di negara India, tepatnya pada kota Mumbai.

USA Curigai Perangkat Huawei

Negara Amerika serikat sebelumnya telah melarang ponsel keluaran milik perusahaan ZTE untuk dijual ke pasaran Amerika yang dikarenakan bermasalah dalam hak paten ponsel milik ZTE tersebut. Kini negara tersebut kembali melarang ponsel milik perusahaan Huawei untuk masuk dan dijual di Amerika dengan alasan yang mengejutkan dan tidak terduga sebelumnya. Menurut laporan orang dalam bagian militer USA mengatakan bahwa akan sangat beresiko jika dalam sebuah negara ada yang menggunakan ponsel dari Huawei tersebut.

Begitu juga dengan laporan dari kepala bagian FBI Amerika mengatakan dengan sangat jelas jika Founder dari Huawei dengan nama Ren Zhengfei adalah mantan seorang former officer dari liberation army di negara China. Mereka sebenarnya hanya takut jika nantinya akan terjadi sebuah kebocoran data informasi melalui perangkat dari milik perusahaan Huawei tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa USA sebenarnya khawatir jika ponsel dari Huawei akan dijadikan sebagai alat untuk memata matai data informasi di negaranya sendiri.

Beberapa bulan sebelum dilakukannya larangan oleh negara Amerika sendiri, pihak dari negara Australia sudah terlebih dahulu melakukan larangan barang dari ZTE dan juga Huawei begitu juga termasuk batalnya penggunaan teknologi 5G yang sebelumnya akan menggunakan barang dari perusahaan Huawei. Saat ini pihak Amerika sudah mulai menghubungi pihak negara jerman, italy, jepang, dan yang lainnya agar tidak menggunakan produk dari Huawei sehingga dapat terhindar dari kejadian tercurinya data informasi dalam negara.

Xiaomi Cetak Rekor Dalam GWR

Hanya dengan membuka 500 cabang gerai secara bersamaan di negara India, Xiaomi telah mencetak rekor dalam GWR atau yang biasa disebut dengan Guinness World Record. Xiaomi sebelumnya juga telah mencetak rekor dalam hal penjualan ponsel di negara India namun tidak masuk kedalam GWR, dimana pada laporan penjualan ponsel Xiaomi pada Q3 meningkat secara drastis untuk penjualan di negara India.

Pertama kali Xiaomi membuka gerai resminya di negara India yaitu adalah pada tahun lalu tepatnya pada tahun 2017 namun dapat menghasilkan tingkat penjualan yang tinggi. Hal tersebut dapat dinilai cukup wajar jika melihat kembali produk produk dari ponsel Xiaomi itu sendiri, sebab ponsel keluaran Xiaomi rata rata memiliki kualitas bahan yang bagus dan juga menggunakan tampilan UI Android yang simpel dan juga stabil.

Perusahaan dari negara China ini perlahan lahan mulai mengembangkan target wilayah penjualannya semakin meluas di negara India, dan target dari Xiaomi untuk tahun 2019 nanti akan membuka 5000 gerai baru dan juga diperkirakan dapat membuat hingga 15000 lowongan kerja baru untuk perusahaan tersebut di India.

Kesuksesan ponsel Xiaomi di India ini juga tidak mudah sebab saat ini pasar ponsel di India merupakan pasar penjualan yang diperebutkan oleh banyak perusahaan ponsel lainnya juga. Memang kebanyakan perusahaan ponsel yang berasal dari China saat ini sedang ramai merilis ponsel ponselnya untuk negara India sebut saja seperti OPPO, Huawei dan juga VIVO tetapi mereka kalah bersaing dan berada dibawah posisi hasil penjualan ponsel dari Xiaomi untuk Q3 kemarin.