OPPO Hadirkan 10x Zoom

       Pada tahun 2017 tepatnya dua tahun yang lalu perusahaan OPPO memperkenalkan teknologi kamera ponsel yang dapat digunakan hingga lima kali zoom namun tanpa adanya bentuk ponsel OPPO secara langsung. Namun sejak saat itu hingga hari ini OPPO belum juga merilis ponsel yang memiliki teknologi kamera tersebut dan juga tidak ada informasi tentang rumor akan dirilisnya seri ponsel OPPO yang akan menggunakan fitur lima kali zoom tersebut.

      Tanpa diduga duga sebelumnya OPPO baru saja merilis sebuah foto pemberitahuan yang menyatakan akan mengadakan sebuah event khusus untuk memperkenalkan seri ponsel terbarunya yang akan memiliki fitur kamera yang sanggup untuk digunakan hingga sepuluh kali zoom.

       Fitur ponsel ini nantinya diklaim oleh OPPO akan tetap sanggup menghasilkan gambar yang tetap jelas dan detil walaupun digunakan hingga sepuluh kali zoom. Hal tersebut dapat diwujudkan berkat bantuan dari software untuk OIS yang akan mendukung teknologi dari OPPO nantinya.

      Untuk teknologi lima kali zoom yang sebelumnya telah diperkenalkan oleh OPPO mereka menggunakan sebuah prisma yang diletakkan dengan sudut 90 derajat dari sumber cahaya. Secara fungsi teknologi ini hampir sama dengan fungsi dari sebuah periskop yang umumnya digunakan pada teropong kapal selam, namun masih belum diketahui bagaimana dengan teknologi yang akan digunakan pada fitur terbaru OPPO dengan kemampuan zoom kameranya hingga sepuluh kali tersebut.

OPPO Dan OnePlus Gunakan Qi

       Berkembangnya teknologi ponsel saat ini tidak hanya dari segi software atau tampilan ponselnya saja, namun saat ini juga sudah mulai mengalami peningkatan disisi komponen dalam ponsel terbaru. Salah satu komponen yang mulai wajib ada yaitu Qi wireless charging atau fitur yang dapat mengecas ponsel tanpa kabel.

       Meskipun saat ini teknologi yang dapat mengecas ponsel tanpa kabel sudah mulai banyak digunakan, namun masih ada juga beberapa produsen ponsel yang masih tidak memiliki perangkat seri ponselnya yang menggunakan teknologi ini seperti pada vendor OPPO dan juga OnePlus.

       Dengan berkembangnya penggunaan ponsel dengan teknologi ini maka telah membuat kedua perusahaan ponsel terbut akan mulai menggunakan fitur Qi wireless charger pada seri ponsel terbarunya nanti yang akan segera dirilis tahun 2019 ini. Beberapa rumor yang telah beredar saat ini, sementara hanya ada kabar dari pihak OnePlus saja yang akan menghadirkan fitur Qi tersebut untuk seri ponsel OnePlus 7 yang akan dirilis sekitar bulan juni nanti.

       Berbeda dengan perusahaan OPPO yang hingga saat ini belum ada informasi mengenai seri ponsel yang apa yang nantinya akan menggunakan fitur wireless charging tersebut. Perusahaan OPPO sebenarnya dari awal hadirnya fitur ini mereka tidak tertarik dalam pengembangan fitur tersebut sebab OPPO lebih memilih mengembangkan fitur mengecas cepat via kabel. Dan untuk saat ini memang terbukti bahwa teknologi mengecas cepat yang dimiliki oleh OPPO adalah yang tercepat daripada vendor ponsel lainnya.

Realme 3 Segera Hadir

      Pecahan dari perusahaan OPPO dengan nama Realme saat ini telah memiliki dua seri yang telah dirilis dipasaran global. Seri ponsel dari Realme ini bisa dikatakan adalah versi murah untuk ponsel dari seri milik OPPO, dan saat ini sudah banyak memiliki penggemar baik dinegara China sendiri maupun di negara India.

       Sama seperti perusahaan Redmi dari milik Xiaomi, perusahaan Realme saat ini sudah lebih dulu berkembang dan juga sudah lebih banyak memiliki peminatnya tersediri untuk kelas ponsel dengan harga yang jauh lebih murah daripada harga ponsel milik OPPO sendiri. Meskipun memiliki harga yang murah, namun untuk kualitas ponsel yang dimilikinya tetap dapat bersaing dengan kelas ponsel diatasnya.

      Hingga saat ini total penjualan ponsel dengan nama Realme telah mencapai lebih dari empat juta ponsel dengan berbagai seri dan untuk tetap mempertahankan angka penjualannya, perusahaan Realme akan menghadirkan seri ketiganya dengan mencoba memberikan peningkatan disisi kameranya.

       Kamera yang akan digunakan oleh Realme seri ketiganya akan menggunakan sensor kamera dengan resolusi 48MP yang sedang mulai banyak diminati oleh perusahaan ponsel dari China belakangan ini. Untuk sementara ini belum ada informasi detail dari ponsel Realme seri ketiga tersebut dan seri terbaru ini baru akan dirilis pada bulan lima atau mei nanti. Realme ditahun 2019 ini akan menjadi tahun keduanya sejak menggunakan nama sendiri tanpa bergabung dengan nama dari perusahaan OPPO tersebut.

Tiruan Airpods Dari Xiaomi

      Jika pada awalnya produk dari Apple banyak ditiru oleh perusahaan ponsel OPPO dari negara China, maka saat ini perusahaan OPPO telah mulai menggunakan desain dan juga ciri khasnya sendiri dan tidak lagi meniru produk buatan Apple lagi.

      Namun berbeda dengan perusahaan ponsel yang saat ini semakin banyak memiliki peminat produk ponselnya baik di dalam negara China sendiri maupun dipasaran global yang lebih luas, perusahaan Xiaomi kali ini telah meniru sebuah perangkat dengan nama Airdots yang mirip seperti milik Apple.

      Perangkat bluetooth ini sebenarnya sudah hampir dirilis sejak dua tahun yang lalu oleh Apple, dan baru saat ini bentuk desain dan ide teknologi yang digunakannya ditiru oleh perusahaan Xiaomi. Sebelumnya Xiaomi sudah meniru bentuk desain dari ponsel Iphone X yang menggunakan desain kamera belakang dengan posisi vertikal dan juga menggunakan sensor wajah pada bagian depan ponselnya.

       Tiruan ponsel tersebut adalah ponsel yang dirilis oleh Xiaomi pada tahun lalu dengan nama seri Xiaomi Mi 8. Dan untuk perangkat wireless dengan nama Airdots ini Xiaomi menggunakan bahan bud karet pada bagian penutup lubang telinga perangkat ini.

      Xiaomi Airdots ini sudah dirilis di China pada tanggal 11 januari lalu dengan harga hanya $60 saja dan dapat digunakan untuk perangkat ponsel IOS juga. Perangkat ini memiliki sensor sentuh dan juga noise canceling saat digunakan, untuk pengisian penuh beserta casenya membutuhkan waktu selama satu jam dan dapat digunakan selama total sepuluh jam.

Honor Gandeng Merek Mobil Maserati

Saat ini bukan hal baru lagi jika beberapa merek ponsel dari China telah melakukan kerjasama dengan merek merek mobil terkenal yang kebanyakan berasal dari negara negara Eropa. Sebut saja seperti OPPO dengan Lamborghini, Huawei dengan Porche, dan OnePlus dengan MClarren, namun kali ini terdapat satu merek mobil lagi yang akan bekerjasama dengan Honor yakni merek mobil Maserati.

Merek dagang anak perusahaan dari Huawei ini akan menggunakan ponsel seri terbarunya untuk berkolaborasi dengan merek Maserati, dan seri ponsel ini juga merupakan seri ponsel kelas atas nantinya. Dengan nama Honor View 20 versi Maserati, ponsel ini nantinya akan menggunakan chip prosesor Kirin 980 SoC dari Huawei.

Ada satu kelebihan dari ponsel ini juga yang terletak pada sisi kameranya yaitu ponsel ini nantinya akan menggunakan kamera dengan sensor 48MP yang pertama didunia. Untuk kamera depannya ponsel ini akan menggunakan desain terbaru dengan menggunakan layar depan yang memiliki lubang khusus untuk kamera depannya, dan sensor kamera depan ponsel ini nantinya akan memiliki sensor 25MP.

Kapasitas baterai ponsel ini akan memiliki 4000 mAh yang sanggup digunakan seharian hingga ponsel dicas kembali. Namun untuk sementara Honor hanya bisa merilis ponsel ini dalam kecepatan teknologi jaringan hingga 4G saja dan untuk versi Maserati yang akan menyusul dirilis pada tahun depan kemungkinan Honor baru bisa menghadirkan ponsel ini dengan menggunakan teknologi jaringan hingga kecepatan 5G.

Xiaomi PLAY Akan Segera Dirilis

Xiaomi kini semakin terkenal dan semakin banyak peminat ponselnya dipasaran baik itu dinegaranya sendiri di China, maupun di negara negara Eropa. Pada daftar nama merek ponsel yang berasal dari China saat ini Xiaomi sudah menduduki peringkat ke dua berada satu tingkat diatas merek OPPO, dan pada peringkat pertama saat ini masih tetap dipegang oleh merek perusahaan Huawei.

Untuk meningkatkan peringkat ponsel Xiaomi di China banyak strategi pemasaran dan pembuatan produk seri seri terbaru Xiaomi yang tidak sama seperti sebelumnya. Seperti seri ponsel Xiaomi yang terbaru dengan menggunakan nama seri PLAY yang akan dirilis pada akhir tahun ini, Xiaomi berharap dapat menambah pendapatan perusahaan untuk perhitungan tutup buku hasil penjualan Xiaomi tahun 2018 ini.

Ponsel Xiaomi seri PLAY ini akan menggunakan desain layar depan yang memiliki poni berbentuk tetesan air dan akan menggunakan dua kamera pada bagian belakangnya. Pada ponsel ini akan terdapat sensor sidik jari pada bagian belakangnya disebelah kamera belakangnya. Chip prosesor ponsel ini akan memiliki kecepatan 2.3GHz dengan menggunakan delapan inti, dan RAM ponsel ini memiliki pilihan 4GB dengan memori internal 64GB, RAM 6GB dengan memori internal 64GB dan 6GB dengan memori internal 128GB.

Kamera ponsel ini akan menggunakan dua kamera belakang dengan sensor 12MP untuk bagian belakangnya dan memiliki kamera depan dengan sensor 8MP. Kapasitas baterai pada ponsel ini masih tergolong kecil yakni hanya memiliki 3000 mAh saja, namun sepertinya chip prosesor yang akan digunakan ponsel ini tetap dapat menyokong pemakaian ponsel hingga seharian.

VIVO Makin Berkembang Pesat

Persaingan bisnis ponsel saat ini semakin hari semakin ketat dan tidak hanya untuk negara Eropa saja, di negara India saat ini juga semakin ramai dan berkembang saja. Berita terbaru muncul dari pihak perusahaan VIVO yang baru saja menanam investasi di negara India untuk membangun dan memproduksi ponsel dinegara tersebut.

Nilai investasi dari VIVO tidak tanggung tanggung, VIVO telah menginvestasikan $560M untuk membantu dalam menghasilkan lebih banyak lagi tingkat produksi ponsel VIVO ditahun depan. Persaingan ponsel di negara asli VIVO sendiri yakni di negara China sudah sangat penuh dan sangat ketat sekali, dimana perusahaan seperti OPPO, Xiaomi, dan juga Huawei sudah sangat terkenal di negara tersebut.

Peluang VIVO untuk masuk kedalam persaingan pasar Eropa juga sangat kecil saat ini, dimana pada posisi pangsa pasar mobile di negara negara Eropa saat ini juga sudah banyak dikuasai oleh Huawei, OPPO, dan juga Xiaomi. Dengan masuknya VIVO ke negara India maka akan membuka peluang baru bagi beberapa penduduk lokal disana juga.

Saat ini perusahaan VIVO di negara India telah memiliki 50 hektar tanah untuk beroprasi produksi ponsel dan dengan ditambahkan kucuran dana investasi terbaru telah menambah luas lahan yang dapat digunakan untuk beroprasi tahun depan dengan penambahan sekitar 169 hektar lagi. Dan untuk beroprasi tahun depan setidaknya perusahaan VIVO di negara India nantinya akan membutuhkan sekitar 5000 pekerja baru.

OPPO Realme Makin Berkibar

Ponsel asal China dengan nama perusahaan OPPO sepertinya makin sukses melebarkan sayap dalam penjualan produknya dipasaran saat ini, tidak hanya Eropa saja namun hingga ke India saat ini produk OPPO juga semakin banyak digemari. Terdapat seri terbaru ponsel OPPO yang ditujukan untuk sisi kameranya yang terkenal menghasilkan gambar yang bersih, jernih dan juga terang yakni seri Realme.

OPPO seri Realme kini telah merilis produk terbarunya dengan nama Realme U1 yang akan menggunakan desain layar dengan memiliki poni seperti bentuk tetesan air dan juga akan menggunakan kamera depan dengan sensor terbaru dari SONY yaitu IMX576. Sepertinya OPPO kali ini lebih memilih untuk menggunakan chip prosesor terbaru dari MediaTek Helio P70 yang performanya lebih kearah sisi kamera ponsel, hal tersebut juga dapat menjadi alasan agar dapat menyeimbangkan harga jual ponsel ini.

Terdapat dua kamera belakang dengan sensor 13MP + 2MP yang dapat terbilang biasa saja namun tetap dapat menghasilkan gambar yang bagus dan jernih. Pada kamera depannya ponsel ini akan menggunakan sensor kamera 25MP yang juga dapat digunakan untuk fitur membuka kunci melalui sensor wajah melalui gambar dari kamera depannya.

Ukuran layar ponsel ini 6.3″ dengan resolusi 1080×2340 piksel dengan dilapisi perlindungan dari Gorilla glass 3 dan ponsel ini juga masih tetap memiliki lubang audio 3.5mm pada bagian bawah tepat disebelah lubang cas microUSB. Kapasitas baterai ponsel ini akan berukuran 3500mAh yang dapat terisi penuh dengan cepat berkat teknologi fast charging dari OPPO.

Meizu 16S Dengan 3 Kamera

Perusahaan ponsel asal China saat ini sedang berlomba untuk selalu menghadirkan desain ponsel terbarunya, salah satu merek ponsel China yang selalu menghadirkan bentuk baru adalah Meizu. Ponsel dari perusahaan Meizu ini sudah akan kembali merilis ponsel baru lagi dengan seri Meizu 16S yang akan hadir dengan model kamera depan yang bentuknya akan sama dengan desain milik Samsung terbaru yaitu dengan sebutan O-Display atau terdapat lubang bulat kecil seukuran kamera depan pada bagian layar depannya.

Selain itu juga ponsel ini diberitakan akan hadir dengan menggunakan chip prosesor dari Qualcomm terbaru dengan seri Snapdragon 8150 SoC dan juga akan memiliki tiga kamera pada bagian belakangnya. Letak kameranya berada dalam posisi tengah dan sejajar secara vertikal seperti pada kamera ponsel OPPO R17 Pro, namun bedanya pada ponsel ini terdapat sensor infra merah dan juga 10 lampu Flash kecil yang sangat terang.

Tampak sekilas tampilan ponsel ini hampir sama seperti tampilan milik seri sebelumnya pada Meizu 16, namun kali ini semua bagian depannya akan penuh dengan layar dan sebuah lubang kamera kecil pada pojok kiri atasnya. Ponsel ini juga memiliki sensor sidik jari pada bagian depan layarnya yang menggunakan teknologi seperti milik ponsel OPPO juga. Belum diketahui secara resmi kapan ponsel ini akan dirilis, namun jika melihat dari kondisi saat ini kemungkinan ponsel ini akan dirilis pada bulan januari awal tahun depan.

OnePlus Seri McLaren Akan Dirilis

Sama seperti pada merek ponsel lain yang juga berasal dari negara China, merek ponsel China OnePlus kali ini juga akan merilis ponsel dengan gabungan merek mobil terkenal juga. Sebut saja seperti OPPO dengan bergabung bersama merek mobil Lamborghini atau pada seri ponsel Huawei yang bergabung dengan merek perusahaan Porsche, kali ini merek ponsel OnePlus juga akan ikut bergabung dengan nama merek perusahaan mobil dari McLaren.

Sebenarnya semua ponsel yang bergabung dengan merek perusahaan mobil selama ini tidak memiliki perbedaan pada bagian dalam ponselnya, namun yang berbeda hanyalah tampilan luar dan juga paket dalam kotak penjualannya yang akan dikemas secara esklusif saja. Untuk merek ponsel OnePlus sendiri bukanlah pertama kalinya bagi perusahaan ini mengemas penjualan ponselnya dengan edisi khusus, sebut saja seperti pada seri ponsel OnePlus 5T yang dikemas dengan tampilan dari Star Wars dan juga pada seri Oneplus 6 yang hadir bersamaan dengan pemutaran film dari Marvel dibioskop bioskop pada saat itu dengan film yang berjudul Avager Infinity Wars.

Pada seri ponsel terbarunya kali ini OnePlus akan pertama kalinya bergabung dengan merek mobil McLaren sehingga banyak para penggemar dari ponsel OnePlus ini yang menduga jika nantinya OnePlus akan menghadirkan seri ponsel OnePlus 6T terbarunya dengan balutan warna merah yang khas dari McLaren. Rencananya ponsel OnePlus seri 6T McLaren ini akan mulai dirilis pada tanggal 11 desember nanti di negara India, tepatnya pada kota Mumbai.

Xiaomi Cetak Rekor Dalam GWR

Hanya dengan membuka 500 cabang gerai secara bersamaan di negara India, Xiaomi telah mencetak rekor dalam GWR atau yang biasa disebut dengan Guinness World Record. Xiaomi sebelumnya juga telah mencetak rekor dalam hal penjualan ponsel di negara India namun tidak masuk kedalam GWR, dimana pada laporan penjualan ponsel Xiaomi pada Q3 meningkat secara drastis untuk penjualan di negara India.

Pertama kali Xiaomi membuka gerai resminya di negara India yaitu adalah pada tahun lalu tepatnya pada tahun 2017 namun dapat menghasilkan tingkat penjualan yang tinggi. Hal tersebut dapat dinilai cukup wajar jika melihat kembali produk produk dari ponsel Xiaomi itu sendiri, sebab ponsel keluaran Xiaomi rata rata memiliki kualitas bahan yang bagus dan juga menggunakan tampilan UI Android yang simpel dan juga stabil.

Perusahaan dari negara China ini perlahan lahan mulai mengembangkan target wilayah penjualannya semakin meluas di negara India, dan target dari Xiaomi untuk tahun 2019 nanti akan membuka 5000 gerai baru dan juga diperkirakan dapat membuat hingga 15000 lowongan kerja baru untuk perusahaan tersebut di India.

Kesuksesan ponsel Xiaomi di India ini juga tidak mudah sebab saat ini pasar ponsel di India merupakan pasar penjualan yang diperebutkan oleh banyak perusahaan ponsel lainnya juga. Memang kebanyakan perusahaan ponsel yang berasal dari China saat ini sedang ramai merilis ponsel ponselnya untuk negara India sebut saja seperti OPPO, Huawei dan juga VIVO tetapi mereka kalah bersaing dan berada dibawah posisi hasil penjualan ponsel dari Xiaomi untuk Q3 kemarin.

Samsung Akan Gunakan Layar Poni

Jika sebelumnya perusahaan Samsung tidak mau menggunakan layar berponi pada ponselnya, maka kali ini akan berbeda sebab berkat ramainya ponsel keluaran China yang hadir dengan menggunakan layar berponi akhirnya membuat Samsung mengambil keputusan untuk ikut menggunakan layar yang memiliki poni juga.

Nantinya akan terdapat sebuah model poni dengan khas gaya milik Samsung sendiri, yakni menggunakan lubang pada bagian depan layarnya tanpa menempel pada bagian atas ponselnya. Sedangkan dua model poni lainnya akan sama seperti pada ponsel China seperti OPPO dan juga VIVO yakni akan memiliki bentuk dengan sebutan U dan juga O nantinya.

Uniknya lagi Samsung akan memiliki model layar ponsel yang seluruhnya berupa layar, namun belum dijelaskan secara detil oleh Samsung akan menggunakan kamera depan dengan model seperti apa. Jika melihat kembali informasi dari Samsung sebelumnya bahwa Samsung akan memiliki layar penuh yang akan dapat menyembunyikan kamera depan ponsel dibalik layar AMOLED pada bagian depannya.

Dengan menggunakan layar ponsel yang berponi seperti milik ponsel keluaran dari China dapat membuat Samsung terhindar dari sebutan meniru model layar dari Apple yang merupakan saingan terberat dari Samsung. Meskipun untuk saat ini terbilang lambat untuk mulai mengikuti trend layar berponi namun tidak membuat Samsung mundur saat ini sebab seperti yang telah diumumkan sebelumnya jika hanya mengandalkan ponsel kelas atas saja maka kemungkinan besar nasib Samsung akan sama seperti nasib Nokia yang dulu.