Nokia Menjawab Dengan Selow

         Untuk mengejar ketinggalan dari merek ponsel Nokia yang sebelumnya terlambat menggunakan operasi sistem dari Android, tentu saja sangat tidak mudah dan terlebih lagi pergantian kepemilikan perusahaan Nokia juga akan menentukan untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam mengejar ketinggalan perusahaan selama ini.

       Tetapi sungguh diluar dugaan, Nokia saat ini tidak hanya bangkit namun juga akan segera melebarkan sayapnya lagi. Hal tersebut dapat terlihat dari kerja keras Nokia yang mencoba mengikuti trend terbaru dengan belajar dari pengalaman sebelumnya.

       Jika diingat kembali pada saat perusahaan Qualcomm merilis chip prosesor Snapdragon 845 SoC, Nokia malah menghadirkan ponsel kelas atasnya dengan menggunakan chip prosesor dari tahun sebelumnya yakni Snapdragon 835 SoC. Kejadian tersebut telah membuat tingkat penjualan ponsel Nokia menjadi tidak seperti yang mereka harapkan.

       Berbeda untuk persaingan yang akan dilakukan oleh Nokia pada tahun ini, sebab diam diam secara rahasia Nokia telah menyiapkan ponsel khusus yang juga akan memiliki lubang kamera pada bagian layar ponselnya. Pergeseran trend ponsel yang akan hadir nanti juga telah disiapkan oleh Nokia, salah satunya adalah jumlah kamera bagian belakang.

       Disaat perusahaan ponsel lain memberikan hingga maksimal empat kamera pada bagian belakang ponselnya yang paling banyak saat ini, Nokia telah mempersiapkan sebuah ponsel yang akan memiliki lima kamera pada bangian belakangnya. Menurut rumor yang ada saat ini, ponsel dengan lima kamera tersebut akan diberikan nama seri Nokia 9 sedangkan yang satu lagi akan bernama seri Nokia 8.1 Plus.

Apple Akan Lambat Pakai 5G

       Teknologi jaringan 5G sudah diperkenalkan sejak bulan desember akhir tahun lalu, dan beberapa produsen ponsel Android sudah akan merilis ponsel dengan menggunakan jaringan 5G tersebut. Namun sayangnya tidak begitu mudah untuk Apple dalam menghadirkan sebuah Iphone terbaru yang akan memiliki teknologi jaringan 5G nantinya.

       Hal tersebut dikarenakan perselisihan antara Apple dengan perusahaan Qualcomm yang tidak pernah selesai. Sehingga akhirnya akan berdampak telak sekali pada perangkat perangkat dari Apple yang akan datang jika ingin menggunakan jaringan 5G. Qualcomm saat ini adalah satu satunya perusahaan yang dapat memberikan komponen modem LTE untuk jaringan 5G yang tercepat untuk pertama kalinya.

         Perselisihan kedua perusahaan besar ini telah jalannya bisnis diantara keduanya menjadi tidak sehat, sebab jika Qualcomm mau menjual komponennya kepada Apple dan pihak Apple juga mau membelinya dari Qualcomm maka kedua perusahaan ini akan sama sama menghasilkan untung.

        Saat ini Apple sedang berusaha untuk tetap dapat mengikuti perkembangan ponsel terbaru yang akan mulai berpindah pada jaringan 5G dengan menjalin kerjasama pada peusahaan perusahaan lain seperti Samsung, MediaTek dan juga Intel. Ketiga perusahaan tersebut juga memiliki pabrik yang juga dapat memproduksi komponen modem untuk mendukung jaringan 5G nantinya.

       Tetapi kecepatan yang akan dihasilkan dari ketiga perusahaan pembuat modem tersebut tidak akan dapat menyamai kecepatan yang akan dimiliki oleh komponen modem buatan Qualcomm. Dengan memesan komponen modem dari tiga perusahaan yang berbeda tersebut telah dapat membuat Apple terlambat dalam menghadirkan Iphone terbarunya yang mendukung jaringan 5G itu.

Galaxy A10 UDFS Yang Pertama Kali

Awalnya kita pasti akan mengira bahwa Samsung Galaxy S10 nantinya adalah ponsel pertama dari Samsung yang akan menggunakan telnologi UDFS atau Under Display Fingerprint Scanner atau sensor sidik jari dilayar ponsel. Namun ternyata Samsung memiliki rencana yang berbeda yakni membuat sebuah seri ponsel lagi yang akan memiliki teknologi UDFS untuk pertama kalinya.

Seri ponsel Samsung yang akan menggunakan teknologi UDFS ini nantinya akan diberikan nama seri Galaxy A10. Belum diketahui secara detil fitur apa saja yang akan dimiliki oleh seri ponsel Galaxy A10 ini nantinya, namun beberapa bocoran mengatakan bahwa ponsel ini pastinya akan menggunakan chip prosesor dari Qualcomm antara Snapdragon 845 SoC atau Snapdragon 710 SoC.

Kedua chip prosesor dari Qualcomm tersebut adalah chip prosesor yang dapat mendukung sensor sidik jari dilayar ponsel pada setingan yang akan sesuai dengan teknologi dari Samsung nantinya. Seri ponsel Samsung Galaxy A10 ini sebenarnya juga merupakan ponsel seri terbaru dari Galaxy A9 yang sudah lama dirilis.

Samsung termasuk sangat lambat dalam menghadirkan fitur UDFS ini, sebab beberapa vendor ponsel lainnya sudah memiliki seri ponsel yang menggunakan teknologi UDFS ini. Namun Samsung menyatakan bahwa teknologi UDFS yang akan dimiliki oleh ponselnya nanti akan memiliki perbedaan dalam kecepatan prosesnya, sebab Samsung menggunakan teknologi sensor Ultrasonic dalam komponen UDFS yang akan digunakannya nanti.

Lenovo Z5s Gunakan Tiga Kamera

Saat ini trend jumlah kamera pada ponsel sudah mulai mengalami perubahan, dimana untuk tahun 2018 ini trend kamera pada ponsel adalah dua kamera dan untuk tahun depan pada tahun 2019 nanti sepertinya akan mengalami peningkatan minimal ponsel memiliki tiga kamera pada bagian belakangnya.

Ponsel merek Lenovo yang berasal dari Taiwan sepertinya tahun depan akan mulai mengikuti arus trend kamera untuk tahun depan dengan minimal memiliki tiga kamera belakang. Hal tersebut akan terwujud dengan dirilisnya seri ponsel terbaru Lenovo dengan seri Z5s yang juga akan menjadi ponsel pertama dengan menggunakan layar poni berbentuk tetesan air.

Chip prosesor pada ponsel ini akan menggunakan chip Snapdragon 710 SoC dari Qualcomm. RAM yang akan dimiliki oleh ponsel Lenovo ini terdapat dua pilihan dengan menggunakan RAM 4GB dan memori internal 64GB atau RAM 6GB dengan memori internal 128GB.

Layar pada ponsel ini akan berukuran 6.3″ dengan menggunakan teknologi LCD dengan resolusi FullHD+ dan akan hadir dengan menggunakan kamera depan 16MP yang dapat digunakan untuk teknologi membuka kunci menggunakan sensor pada wajah dan Lenovo telah meningkatkan kualitas kamera depannya dengan mempertajam hasil foto kamera depannya.

Untuk kamera belakangnya akan memiliki sensor 16MP untuk kamera utamanya dan menggunakan sensor 8MP untuk kamera zoom lalu ditambahkan dengan sensor kamera 5MP untuk mempertajam dan efek memblurkan hasil fotonya. Ponsel yang menggunakan OS Android Oreo dan memiliki kapasitas baterai 3300 mAh ini akan dipasarkan pada tanggal 24 desember nanti.

HTC Desire 12s Telah Dirilis

Perusahaan ponsel HTC tanpa diduga duga telah merilis ponsel terbarunya dengan masuk ke dalam market ponsel kelas pemula. Seri terbarunya adalah HTC Desire 12s yang akan menggunakan chip prosesor dari Qualcomm dengan seri Snapdragon 435 SoC. Dalam situs resminya HTC tidak menyebutkan tentang bahan kaca dari seri Desire 12s ini, kemungkinannya ponsel ini hanya menggunakan bahan plastik yang mengkilat seperti bahan kaca saja.

Layar ponsel ini berukuran 5.7″ dengan rasio 18:9 dan beresolusi 720×1440 atau HD+ saja. Sama seperti seri ponsel HTC lainnya, pada ponsel HTC Desire 12s ini tidak memiliki poni seperti trend ponsel saat ini. Terdapat dua pilihan untuk RAM dan juga memori internal ponsel ini, yakni dengan RAM 3GB dan memori internal 32GB atau RAM 4GB dengan memori internal 64GB.

Ponsel ini dapat ditambah jumlah memorinya menggunakan slot memori microSD hingga 128GB. Pada kameranya ponsel ini hanya memiliki sebuah kamera saja pada bagian belakang dan juga sebuah kamera pada bagian depannya. Kedua kamera depan dan belakang ponsel ini akan memiliki sensor 13MP dan terdapat sebuah lampu flash pada sebelah kamera belakangnya.

Bentuk kamera dan lampu flash dibagian belakang ponsel ini sedikit menipu seolah olah ponsel ini memiliki dua kamera pada bagian belakangnya. Kapasitas baterai ponsel ini akan memiliki sebesar 3075 mAh yang dapat digunakan seharian. Ponsel yang menggunakan sensor sidik jari pada bagian belakangnya ini akan memiliki tiga pilihan warna, yaitu warna hitam, perak dan juga merah.

Apple Kembali Mendapat Gugatan Lagi

Dalam dunia bisnis selalu saja ada pihak pihak yang iri dengan kesuksesan orang lain, dan itu terbukti dengan digugatnya kembali perusahaan Apple tentang iklan yang palsu. Belum selesai masalah dengan perusahaan Qualcomm tentang hak paten dari peredaran ponsel Iphone di China, kini Apple kembali mendapat gugatan yang dituduh telah memalsukan data pada iklan mereka.

Pemalsuan iklan yang digugat kali ini adalah untuk iklan ponsel Iphone yang baru saja dirilis yakni pada seri Iphone Xs, Iphone Xs Max dan juga Iphone Xr. Namun pada ponsel Iphone X sebelumnya juga terkena imbasnya karena ukuran dan juga bentuk Iphone X hampir sama dengan milik Iphone Xs.

Apple menyatakan bahwa ponsel Iphone X dan juga Iphone Xs memiliki ukuran layar 5.8″ secara keseluruhan, namun setelah diteliti kembali ukuran layar yang sebenarnya tidak mencapai 5.8″ dan secara keseluruhan layar Iphone tersebut tidak sepenuhnya dapat digunakan seperti yang telah diiklankan oleh pihak Apple.

Lebih detilnya lagi mereka membandingkan jumlah piksel dalam Iphone X dan juga dalam Iphone 8 Plus, Namun terbukti bahwa jumlah piksel yang sebenarnya dari Iphone X tidak seperti yang dinyatakan oleh Apple. Jika dilihat dari spesifikasi yang diberikan oleh Apple secara resmi seharusnya jumlah piksel di ponsel Iphone X lebih banyak dari Iphone 8 Plus, tetapi karena layar Iphone X menggunakan layar AMOLED yang hanya menggunakan dua sub-piksel maka jumlah yang benar adalah 5.481.000 pada Iphone X dan 6.220.800 sub-piksel pada Iphone 8 Plus dengan layar LCD yang memiliki tiga sub-piksel.

Apple Lawan Qualcomm Di China

Perseteruan antara dua perusahaan besar ini semakin hari semakin memanas saja, Baru saja Qualcomm berhasil melarang penjualan ponsel Iphone mulai dari seri Iphone 6s sampai pada seri Iphone X 2017, kini pihak Qualcomm sedang mencoba untuk dapat melarang penjualan ponsel Iphone seri Xs, Xs Plus dan juga Xr dinegara China.

Masalah hak paten antara kedua perusahaan ini bukanlah sebuah perkara baru, sebab perusahaan Apple adalah salah satu perusahaan yang paling banyak diserang oleh kasus hak paten. Sebelumnya perusahaan Apple juga sudah menyelesaikan masalah hak paten dengan pihak perusahaan Samsung yang berasal dari negara Korea tersebut.

Seperti yang kita telah ketahui bahwa negara China merupakan negara yang juga banyak pengguna ponsel Iphone dari Apple, sehingga dengan adanya larangan tersebut dapat mengganggu tingkat penjualan ponsel dari Apple. Saat ini Apple sedang berusaha untuk lepas dari larangan hak paten milik Qualcomm di China saat ini.

Rencananya Apple akan segera merilis update terbaru lagi dengan menghilangkan beberapa aplikasi maupun tampilan tampilan dari Iphone yang melanggar hak paten dari Qualcomm tersebut. Kemungkinan besar adalah update yang akan dibuat oleh Apple nantinya juga akan berdampak pada tiga ponsel terbaru tahun 2018 ini. Dan update dari Apple ini mungkin akan segera dirilis untuk awal tahun depan sekitar bulan januari 2019.

Samsung Galaxy A8s Telah Resmi

Samsung sudah berusaha secepat mungkin agar dapat merilis ponsel dengan desain layar Infinity-O terbarunya agar tidak kalah cepat dengan merek ponsel lainnya. Secara resmi Samsung telah merilis ponsel terbarunya dengan nama Samsung Galaxy A8s yang akan hadir menggunakan layar LCD buatan dari perusahaan layar BOE dari negara China.

Ponsel ini akhirnya tetap menjadi ponsel pertama dengan desain yang memiliki lubang kamera pada bagian layarnya, dan untuk memori internal yang akan dimiliki ponsel ini adalah 128GB dengan pilihan RAM 6GB atau 8GB dan masih bisa ditambah kapasitas memorinya menggunakan memori microSD hingga 512GB.

Samsung akan menggunakan chip prosesor dari Qualcomm dengan seri Snapdragon 710 SoC, layar ponsel ini akan berukuran 6.4″ dengan resolusi 1080×2340 piksel. Untuk kamera belakangnya ponsel ini akan memiliki tiga kamera yang terletak pada sudut pojok kiri atas dengan posisi vertikal dan sebuah lampu flash di bagian ujung bawah kameranya.

Komposisi kamera belakang pada ponsel ini akan sama seperti pada komposisi kamera pada ponsel Samsung Galaxy A8 Star sebelumnya. Terdapat sebuah sensor sidik jari pada bagian tengah atas ponsel yang terletak disamping susunan kameranya. Resolusi pada kamera depan ponsel ini terbilang sangat besar jika dibandingkan dengan kamera depan pada seri ponsel Samsung lainnya.Ponsel yang hadir dengan OS Android Oreo ini akan memiliki kapasitas baterai sebesar 3400 mAh dan telah menggunakan lubang cas USB-C.

Seri S855 Chip Tertinggi Saat Ini

Bocoran informasi yang ada selama ini ternyata hanyalah sebuah kode nama produk internal dari Qualcomm saja. Jika selama ini kita selalu mendengar bahwa Qualcomm akan merilis chip prosesor terbarunya yang akan memiliki jaringan 5G dengan nama seri Snapdragon 8150 maka nama aslinya saat dipasarkan nanti akan berubah menjadi Snapdragon 855 SoC.

Dengan dirilisnya chip prosesor ini maka kemungkinan besar pada awal tahun 2019 nanti beberapa produk ponsel dengan seri kelas atas sudah dapat menggunakan chip prosesor terbaru ini. Chip prosesor ini akan menjadi chip prosesor tertinggi dan stabil dari ponsel yang menggunakan OS android tahun depan.

Chip prosesor ini hadir dengan menggunakan ukuran 7nm yang sama seperti chip prosesor milik Apple dengan nama seri Apple A12 yang baru saja dirilis beberapa bulan yang lalu. Selain menjadi lebih irit daya baterai, penggunaan chip ini juga telah menggunakan modem Snapdragon X50 milik Qualcomm juga, sehingga akan membuat ponsel yang menggunakannya akan sanggup berjalan dalam jaringan 5G.

Disamping itu juga, kali ini Qualcomm ikut merespon permintaan pasar yang ada saat ini dengan memberikan kemampuan lebih pada sisi gaming ponsel. Seperti yang telah diketahui, ponsel keluaran negara China saat ini seperti OPPO dan juga Huawei telah memberikan kemampuan lebih juga pada chip prosesor mereka dengan menambah kecepatan dan kestabilan dalam penggunaan ponsel bermain game. beberapa sebutan juga telah dimiliki oleh merek ponsel lainnya seperti AI Performacne atau juga Hyper Boost namun hasilnya juga tetap sama untuk difungsikan pada sisi permainan gamenya.

Qualcomm Coba Dekati Apple Kembali

Dalam dua tahun belakangan ini hubungan antara perusahaan Apple dengan perusahaan Qualcomm sedang tidak baik terkait masalah hak paten yang diketahui ada beberapa yang dilanggar oleh Apple. Namun jalinan kerja sama mereka sudah terbentuk jauh sebelum adanya teknologi jaringan 4G lima tahun yang lalu.

Ponsel dari Apple yaitu Iphone sebelumnya menggunakan produk modem ponsel dari milik perusahaan Qualcomm dan selama ini telah banyak pengguna dari Iphone itu sendiri yang tidak mengalami masalah apapun pada jaringan ponsel mereka saat menggunakan ponsel dari Iphone. Hal tersebut bisa diartikan bahwa modem dari Qualcomm sangat kompatibel atau cocok digunakan pada ponsel Iphone.

Namun akibat dari pertikaian masalah hak paten antara kedua perusahaan tersebut telah menyebabkan Apple enggan menggunakan modem dari perusahaan Qualcomm lagi. Untuk saat ini memang masih belum diketahui secara pasti apakah dengan menggunakan modem dari perusahaan lain akan tetap mempertahankan kualitas jaringan dari ponsel Iphone seperti sebelumnya atau tidak.

Pihak dari perusahaan Qualcomm saat ini sedang berusaha untuk mencoba melobbi kembali dengan perusahaan Apple, dan tidak tanggung tanggung sebab secara langsung CEO dari Qualcomm tersebut yang langsung turun tangan. Hal tersebut dapat terjadi setelah beberapa waktu lalu pihak Apple mengkonfirmasi bahwa modem dari Iphone selanjutnya akan beralih menggunakan modem dari perusahaan MediaTek yang berasal dari negara Taiwan dan untungnya masih dalam perencanaan perusahaan Apple terlebih dahulu.

Bocoran Ponsel VIVO Nex 2

Bukan rahasia lagi jika ponsel yang berasal negara China dengan nama VIVO ini terbilang selalu menghadirkan bentuk ponsel yang unik dan selalu tampil beda dari trend ponsel yang ada. Jika sebelumnya VIVO telah mendapat kesuksesan dari seri ponsel dengan nama seri NEX hingga sampai ke benua Eropa juga, maka kali ini VIVO akan segera merilis seri terbarunya NEX 2.

Seperti seri NEX sebelumnya VIVO membuat bentuk yang berbeda lagi dari trend yang ada saat ini, kali ini VIVO akan menghadirkan bentuk ponsel NEX 2 dengan memiliki dua buah layar pada bagian depan dan juga belakangnya. Pada seri NEX yang pertama VIVO menyembunyikan letak kamera depannya yang dapat muncul jika kita membuka menu kameranya, namun hal tersebut akan berbeda pada seri NEX 2 kali ini. Kamera ponsel ini memiliki tiga kamera sekaligus yang diletakkan sejajar menjadi satu tepat diatas layar ponsel yang kedua dan terdapat juga sebuah lampu flash dibagian ujung kamera.

Ponsel seri VIVO NEX 2 ini nantinya tetap akan menggunakan chip prosesor dari Qualcomm dengan seri Snapdragon 845 SoC dengan RAM 8GB. Belum diketahui secara detil ukuran semua layarnya, namun pada bagian layar utama ponsel ini akan memiliki ukuran layar hingga 6.59″ yang menjadikannya lebih lebar dari ponsel kelas atas yang ada saat ini dipasaran. Untuk perilisan ponsel ini juga masih belum dapat dipastikan meskipun saat ini kita sudah dapat melihat bentuk pastinya melalui beberapa bocoran video tentang ponsel ini.

SD 8150 Rilis Pada 4 Desember

Bertepatan dengan bulan terakhir tahun 2018 ini Qualcomm akan kembali merilis chip prosesor terbarunya yang akan mulai banyak digunakan untuk ponsel kelas atas terbaru nanti di tahun 2019 yang juga akan hadir dengan teknologi jaringan 5G terbaru. Pihak Qualcomm telah memberikan undangan kepada beberapa rekan dan juga para wartawan dari berbagai media yang terpercaya untuk hadir dalam perilisan chip terbaru mereka nantinya pada tanggal 4 desember mendatang.

Dalam undangannya Qualcomm juga mengikutsertakan perangkat VR dari Xiaomi yang juga terdapat data yang tersimpan didalam perangkat tersebut dengan berisikan daftar kegiatan dari perilisan chip terbaru tersebut nantinya. Jadwal yang diberikan oleh Qualcomm adalah yang pertama sekali para undangan harus sudah sampai dipulau Hawaii pada tanggal 3 desember nanti dan langsung dimulai dengan acara makan malam terlebih dahulu.

Kemudian mulai dari tanggal 4 desember hingga tanggal 6 desember Qualcomm akan membuka even yang sebenarnya tentang perilisan dari chip prosesor terbaru yakni Snapdragon 8150 Soc yang akan sanggup digunakan hingga pada teknologi jaringan 5G dan juga akan hadir dengan desain GPU terbaru yang menggunakan enam inti dengan pembagian dua inti berukuran besar untuk menopang kebutuhan kecepatan kinerja dan empat inti sedang yang akan berfungsi sebagai penghemat daya dalam prosesnya. GPU terbaru ini nantinya akan diberikan kode seri Adreno 640 dan telah dijamin oleh pihak Qualcomm akan menjadi 20% lebih hemat daya dari generasi sebelumnya. Sebagai acara penutupan even ini, Qualcomm akan mengadakan pesta selamat tinggal pada tanggal 7 desember diakhir semua acara yang ada.

Motorola Moto Z4 Gunakan 5G

Seiring berkembangnya teknologi jaringan saat ini Motorola juga akan menghadirkan ponsel terbarunya untuk kelas atas dengan menggunakan jaringan 5G terbaru. Untuk mendukung jaringan 5G tersebut Motorola akan menggunakan chip prosesor terbaru juga dari perusahaan Qualcomm yaitu Snapdragon 8150 SoC yang akan diperkenalkan pada awal bulan depan nanti.

Sama seperti pada seri ponsel Motorola sebelumnya pada seri terbaru kali ini MotoMod khas milik Motorola juga akan tetap hadir dan dapat digunakan untuk seri Motorola lama yang juga dapat mendukung penggunaan MotoMod. Belum diketahui secara lengkap nantinya fitur dan teknologi apa saja yang akan hadir pada ponsel seri Moto Z4 ini nantinya, namun dapat dipastikan untuk ukuran ponselnya sendiri tidak akan jauh berbeda dari seri Moto Z3 sebelumnya.

Kemungkinan yang diharapkan akan hadir pada seri Moto Z4 ini nantinya adalah penggunaan teknologi sensor sidik jari pada bagian dalam layar depannya. Selain beresiko akan menambah ukuran tebal ponselnya, namun tetap dapat menggunakan Motomod seperti biasa juga. Terdapat satu hal yang menarik dari rumor yang sedang beredar saat ini yakni adalah Motorola akan membuat Motomod khusus yang dapat mendukung jaringan 5G untuk ponsel seri lama juga.

Jika hal tersebut dapat menjadi kenyataan maka berarti hanya ponsel lama kelas atas milik Motorola saja yang dapat menggunakan jaringan 5G melalui MotoMod tambahan. Tetapi menurut informasi yang berkembang saat ini adalah tergantung dari pihak Motorola sendiri yang sedang mengembangkan sebuah software untuk mendukung hal tersebut.