Meizu Zero HP Masa Depan

        Perusahaan  ponsel VIVO sepertinya telah ditikung oleh perusahaan ponsel lain yang sama sama berasal dari negara China yaitu perusahaan Meizu. Hal tersebut terjadi karena kedua perusahaan ini memiliki sebuah ide yang sama, yakni membuat sebuah ponsel dengan konsel nirkabel dan tanpa lubang apapun.

        Meizu secara langsung mendahului perusahaan VIVO saat memperkenalkan ponsel tersebut secara global, tepatnya satu hari sebelum perusahaan VIVO akan memperkenalkannya ternyata perusahaan Meizu telah mengumumkan seri ponsel Meizu Zero terlebih dahulu.

Ponsel dari Meizu ini tetap terlihat kental sekali ciri khas dari ponsel ponsel kelas atas milik Meizu sebab chip prosesor yang digunakan oleh ponsel ini adalah Snapdragon 845 SoC yang merupakan chip kelas atas juga. Dan disisi kamera ponsel ini menggunakan dua kamera yang memiliki sensor 12MP dan juga sensor kamera 20MP untuk kamera keduanya dibagian belakang ponsel.

Pada tampilan depan ponsel Meizu Zero ini sangat tampil minimalis sekali dengan tanpa memiliki lubang earpiece dan hanya memiliki sebuah kamera dengan sensor 20MP yang terletak pas posisi tengah bagian atas ponsel ini. Sama seperti ponsel VIVO yang juga memiliki konsep yang sama, kedua ponsel ini hanya dapat mengisi baterai dan juga memindahkan data datanya melalui wireless saja. Ponsel Meizu Zero ini telah hadir dengan menggunakan fitur sensor sidik jari pada layar ponselnya juga.

VIVO Siapkan Seri APEX 2019

       Ponsel dari VIVO dengan nama  seri APEX sebelumnya adalah ponsel pertama yang hadir dengan menggunakan sensor sidik jari pada layar ponselnya. Setelah kemunculan ponsel VIVO tersebut, mulailah banyak sekali vendor ponsel lain yang mulai ikut menggunakan teknologi sensor sidik jari pada layar ponsel.

       Saat pertama kali VIVO merilis seri ponsel APEX tersebut kurang lebih setahun yang lalu, desain yang dimiliki oleh ponsel VIVO APEX inilah yang juga menjadi desain ponsel yang pertama kali menggunakan mekanisme pop up pada ponsel. VIVO hanya menggunakan mekanisme tersebut untuk sebatas penggunaan kameranya saja.

        Untuk seri terbaru VIVO APEX 2019 kali ini ternyata diam diam VIVO sudah menyiapkannya secara khusus. Menurut informasi bocoran yang ada sementara, VIVO akan membuat ponsel APEX 2019 ini tanpa lubang cas dan juga tanpa lubang speaker juga bahkan tanpa lubang slot kartu SIM operator.

        Desain yang akan digunakan oleh VIVO APEX 2019 ini akan hadir tanpa memiliki tombol juga nantinya dan akan digantikan dengan tombol kapasitif. Uniknya adalah seri terbaru ponsel ini akan benar benar menggunakan sistem wireless sepenuhnya, sebab untuk nomor ponselnya VIVO akan menggunakan teknologi E-sim seperti yang akan digunakan oleh perusahaan Apple juga.

         Jika memori ponsel ini nantinya telah terisi penuh maka kita hanya dapat memindahkan file didalam ponselnya via wireless saja. Jika dilihat dari desain dan ide yang akan dihadirkan oleh VIVO kali ini, sepertinya akan menjadi trend baru juga untuk desain ponsel di tahun 2019 ini.

NEX Dua Layar Terbaru Dari VIVO

Pensel terbaru dari VIVO dengan nama seri NEX kali ini tidak sama seperti seri sebelumnya yang menggunakan kamera depan tersebunyi dan dapat muncul saat kita membuka menu kamera di ponselnya. Penjualan ponsel seri NEX pada saat itu bisa terbilang sangat tinggi pada pasaran Eropa, sebab kala itu VIVO seri NEX merupakan ponsel pertama yang berhasil menggunakan sensor sidik jari pada bagian depan layarnya.

Pada seri ponsel seri NEX yang terbaru kali ini, VIVO juga menggunakan desain ponsel yang unik dan jauh berbeda dari sebelumnya. VIVO menggunakan dua layar untuk seri ponsel NEX yang keduanya, dan uniknya terdapat bulatan kaca yang timbul dibandingkan dari layar kaca yang ada dan terletak pada bagian kameranya. VIVO menyebut bulatan tersebut dengan lingkaran bulan dan juga dapat mereflesikan cahaya dari lampu flash kameranya.

Desain ponsel VIVO NEX yang kedua ini akan memiliki layar yang penuh pada sebuah sisi dan layar yang lebih kecil pada sisi lainnya dengan sejumlah kamera pada bagian atas layarnya. VIVO tidak hanya menghadirkan desain ponsel yang unik saja, namun VIVO juga memberikan UI yang tampil menarik dengan menyesuaikan pada bentuk lingkaran bulan pada salah satu sisi layar ponselnya.

Menurut informasi yang ada saat ini, seri VIVO NEX kedua ini akan masuk dalam pasaran global awal tahun depan dan hadir untuk negara Eropa juga. Ponsel ini akan memiliki banyak varian warna dan juga varian memori internal yang akan disesuaikan juga pada RAM yang akan dimiliki oleh ponsel ini. Dan harga dari ponsel ini juga belum diketahui secara pastinya, namun VIVO saat ini telah berada diujung selesainya produksi untuk ponsel terbaru ini.

VIVO Makin Berkembang Pesat

Persaingan bisnis ponsel saat ini semakin hari semakin ketat dan tidak hanya untuk negara Eropa saja, di negara India saat ini juga semakin ramai dan berkembang saja. Berita terbaru muncul dari pihak perusahaan VIVO yang baru saja menanam investasi di negara India untuk membangun dan memproduksi ponsel dinegara tersebut.

Nilai investasi dari VIVO tidak tanggung tanggung, VIVO telah menginvestasikan $560M untuk membantu dalam menghasilkan lebih banyak lagi tingkat produksi ponsel VIVO ditahun depan. Persaingan ponsel di negara asli VIVO sendiri yakni di negara China sudah sangat penuh dan sangat ketat sekali, dimana perusahaan seperti OPPO, Xiaomi, dan juga Huawei sudah sangat terkenal di negara tersebut.

Peluang VIVO untuk masuk kedalam persaingan pasar Eropa juga sangat kecil saat ini, dimana pada posisi pangsa pasar mobile di negara negara Eropa saat ini juga sudah banyak dikuasai oleh Huawei, OPPO, dan juga Xiaomi. Dengan masuknya VIVO ke negara India maka akan membuka peluang baru bagi beberapa penduduk lokal disana juga.

Saat ini perusahaan VIVO di negara India telah memiliki 50 hektar tanah untuk beroprasi produksi ponsel dan dengan ditambahkan kucuran dana investasi terbaru telah menambah luas lahan yang dapat digunakan untuk beroprasi tahun depan dengan penambahan sekitar 169 hektar lagi. Dan untuk beroprasi tahun depan setidaknya perusahaan VIVO di negara India nantinya akan membutuhkan sekitar 5000 pekerja baru.

Bocoran Ponsel VIVO Nex 2

Bukan rahasia lagi jika ponsel yang berasal negara China dengan nama VIVO ini terbilang selalu menghadirkan bentuk ponsel yang unik dan selalu tampil beda dari trend ponsel yang ada. Jika sebelumnya VIVO telah mendapat kesuksesan dari seri ponsel dengan nama seri NEX hingga sampai ke benua Eropa juga, maka kali ini VIVO akan segera merilis seri terbarunya NEX 2.

Seperti seri NEX sebelumnya VIVO membuat bentuk yang berbeda lagi dari trend yang ada saat ini, kali ini VIVO akan menghadirkan bentuk ponsel NEX 2 dengan memiliki dua buah layar pada bagian depan dan juga belakangnya. Pada seri NEX yang pertama VIVO menyembunyikan letak kamera depannya yang dapat muncul jika kita membuka menu kameranya, namun hal tersebut akan berbeda pada seri NEX 2 kali ini. Kamera ponsel ini memiliki tiga kamera sekaligus yang diletakkan sejajar menjadi satu tepat diatas layar ponsel yang kedua dan terdapat juga sebuah lampu flash dibagian ujung kamera.

Ponsel seri VIVO NEX 2 ini nantinya tetap akan menggunakan chip prosesor dari Qualcomm dengan seri Snapdragon 845 SoC dengan RAM 8GB. Belum diketahui secara detil ukuran semua layarnya, namun pada bagian layar utama ponsel ini akan memiliki ukuran layar hingga 6.59″ yang menjadikannya lebih lebar dari ponsel kelas atas yang ada saat ini dipasaran. Untuk perilisan ponsel ini juga masih belum dapat dipastikan meskipun saat ini kita sudah dapat melihat bentuk pastinya melalui beberapa bocoran video tentang ponsel ini.

Xiaomi Cetak Rekor Dalam GWR

Hanya dengan membuka 500 cabang gerai secara bersamaan di negara India, Xiaomi telah mencetak rekor dalam GWR atau yang biasa disebut dengan Guinness World Record. Xiaomi sebelumnya juga telah mencetak rekor dalam hal penjualan ponsel di negara India namun tidak masuk kedalam GWR, dimana pada laporan penjualan ponsel Xiaomi pada Q3 meningkat secara drastis untuk penjualan di negara India.

Pertama kali Xiaomi membuka gerai resminya di negara India yaitu adalah pada tahun lalu tepatnya pada tahun 2017 namun dapat menghasilkan tingkat penjualan yang tinggi. Hal tersebut dapat dinilai cukup wajar jika melihat kembali produk produk dari ponsel Xiaomi itu sendiri, sebab ponsel keluaran Xiaomi rata rata memiliki kualitas bahan yang bagus dan juga menggunakan tampilan UI Android yang simpel dan juga stabil.

Perusahaan dari negara China ini perlahan lahan mulai mengembangkan target wilayah penjualannya semakin meluas di negara India, dan target dari Xiaomi untuk tahun 2019 nanti akan membuka 5000 gerai baru dan juga diperkirakan dapat membuat hingga 15000 lowongan kerja baru untuk perusahaan tersebut di India.

Kesuksesan ponsel Xiaomi di India ini juga tidak mudah sebab saat ini pasar ponsel di India merupakan pasar penjualan yang diperebutkan oleh banyak perusahaan ponsel lainnya juga. Memang kebanyakan perusahaan ponsel yang berasal dari China saat ini sedang ramai merilis ponsel ponselnya untuk negara India sebut saja seperti OPPO, Huawei dan juga VIVO tetapi mereka kalah bersaing dan berada dibawah posisi hasil penjualan ponsel dari Xiaomi untuk Q3 kemarin.

Samsung Akan Gunakan Layar Poni

Jika sebelumnya perusahaan Samsung tidak mau menggunakan layar berponi pada ponselnya, maka kali ini akan berbeda sebab berkat ramainya ponsel keluaran China yang hadir dengan menggunakan layar berponi akhirnya membuat Samsung mengambil keputusan untuk ikut menggunakan layar yang memiliki poni juga.

Nantinya akan terdapat sebuah model poni dengan khas gaya milik Samsung sendiri, yakni menggunakan lubang pada bagian depan layarnya tanpa menempel pada bagian atas ponselnya. Sedangkan dua model poni lainnya akan sama seperti pada ponsel China seperti OPPO dan juga VIVO yakni akan memiliki bentuk dengan sebutan U dan juga O nantinya.

Uniknya lagi Samsung akan memiliki model layar ponsel yang seluruhnya berupa layar, namun belum dijelaskan secara detil oleh Samsung akan menggunakan kamera depan dengan model seperti apa. Jika melihat kembali informasi dari Samsung sebelumnya bahwa Samsung akan memiliki layar penuh yang akan dapat menyembunyikan kamera depan ponsel dibalik layar AMOLED pada bagian depannya.

Dengan menggunakan layar ponsel yang berponi seperti milik ponsel keluaran dari China dapat membuat Samsung terhindar dari sebutan meniru model layar dari Apple yang merupakan saingan terberat dari Samsung. Meskipun untuk saat ini terbilang lambat untuk mulai mengikuti trend layar berponi namun tidak membuat Samsung mundur saat ini sebab seperti yang telah diumumkan sebelumnya jika hanya mengandalkan ponsel kelas atas saja maka kemungkinan besar nasib Samsung akan sama seperti nasib Nokia yang dulu.