Ponsel Lipat Pertama Xiaomi

        Sepertinya Xiaomi tidak ingin melewatkan satu momen penting sekalipun untuk para pesaing pesaingnya. Menurut informasi yang beredar belakangan ini perusahaan Samsung akan mencoba merealisasikan ponsel konsep yang sudah ada sejak lama, yaitu sebuah ponsel yang memiliki layar yang dapat dilipat sehingga akan membuat ukuran sebuah tablet menjadi seperti sebuah ponsel.

       Hal tersebut telah membuat perusahaan Xiaomi dengan sigap dan segera untuk merilis ponsel dengan konsep lipat tersebut menjadi yang pertama dirilis kepasaran. Uniknya adalah dalam waktu yang singkat Xiaomi berhasil menjawab tantangan dari Samsung yang selama lebih dari empat tahun yang lalu telah memiliki ide untuk membuat ponsel tersebut.

Untuk ponsel yang memiliki layar yang dapat dilipat oleh perusahaan Samsung hingga saat ini bentuk dan fitur apa saja yang akan dimilikinya belum ada penjelasan secara lengkap dan hanya ukuran layarnya saja yang dapat diberitahukan oleh Samsung secara resmi beberapa saat yang lalu.

Berbeda dengan ponsel lipat yang dibuat oleh perusahaan Xiaomi yang telah memberikan dua kali bocoran video yang lebih jelas dari ponsel lipat milik Samsung. Pada video bocoran kedua milik Xiaomi, tampilan ponsel dan juga tampilan UI yang dimiliki oleh ponsel ini sangat berbeda dari tampilan ponsel ponsel lain yang ada saat ini, walaupun masih terasa sekali ciri khas Xiaomi didalamnya.

Redmi Note 7 Penuh Siksaan

      Perusahaan Redmi yang merupakan pecahan dari perusahaan Xiaomi yang baru saja mulai berdiri sendiri dengan ponsel rilisan pertamanya dengan seri Redmi 7 telah mengawali penjualan ponselnya dengan sangat baik sekali. Kini perusahaan tersebut akan merilis ponsel terbarunya Redmi Note 7 yang akan segera meluncur kepasaran dalam waktu dekat ini.

       Promosi yang dilakukan oleh perusahaan Redmi kali ini benar benar total, sebab langsung melalui tangan CEO Redmi sendiri yaitu Lu Weibing memukulkan ponsel Redmi Note 7 secara langsung pada kacang walnut dan juga melalui kaki CEO tersebut menglakban dua ponsel Redmi Note 7 yang diberi roda dan digunakan untuk meluncur sesaat.

       Dari dua buah percobaan tersebut Redmi Note 7 ingin menyampaikan bahwa ponsel ini memiliki daya tahan yang bagus. Untuk posisi tahun 2019 saat ini sudah sangat jarang sekali vendor ponsel yang mengutamakan tingkat ketahanan ponselnya untuk sebuah promosi. Hal tersebut karena ponsel terbaru saat ini kebanyakan sudah tahan banting dengan dilengkapi berbagai proteksi luar dan dalamnya.

        Beda yang terdapat pada seri ponsel Redmi 7 dan Redmi Note 7 ini hanya pada ukuran layar yang lebih lebar saja, sehingga kapasitas baterai yang dibawa ponsel ini juga akan menjadi lebih besar. Masih ada satu lagi kelebihan pada ponsel ini, yaitu sensor kamera belakang nya yang besar dengan menggunakan 48MP yang merupakan komponen buatan dari SONY yang terbaru.

Kini Redmi Berdiri Sendiri

       Xiaomi telah kembali membuat anak perusahaan dengan menggunakan nama seri dari ponsel yang sebelumnya menjadi nama khas dari milik Xiaomi. Nama Redmi yang selama ini telah membuat Xiaomi berhasil merilis hingga seri keenam, maka selanjutnya pada seri Redmi 7 tidak akan lagi menggunakan nama Xiaomi meskipun tetap satu perusahaan dan tetap satu management dengan perusahaan Xiaomi.

       Untuk memulai jalannya perusahaan baru dengan nama Redmi tersebut secara langsung tetap akan melanjutkan nama seri ketujuh yang sebelumnya telah mencapai seri keenam saat masih bersama dengan perusahaan Xiaomi. Redmi akan merilis dua ponsel sekaligus dengan nama seri Redmi 7 dan juga Redmi Note 7 secara bersamaan.

      Seri Redmi 7 nantinya akan memiliki dua kamera belakang dan sebuah kamera depan dengan bentuk layar poni tetesan air. Pada seri Redmi Note 7 ponsel ini akan memiliki tiga kamera belakang dengan menggunakan sensor kamera terbaru dengan resolusi sebesar 48MP.

      Kedua ponsel ini nantinya akan menggunakan chip prosesor dari Snapdragon 660 SoC dan memiliki RAM 4GB dan 6GB. Pilihan memori internalnya adalah 64GB atau 128GB yang masih bisa ditambah melalui slot kartu memori microSD.

      Kapasitas baterai kedua ponsel ini adalah sebesar 4000mAh dan telah mendukung fitur pengisian cepat versi keempat. Ponsel dengan layar berukuran 6.3″ inilah yang nantinya akan menentukan nasib masa depan perusahaan yang berdiri sendiri tanpa membawa nama Xiaomi lagi meskipun sebelumnya sudah sangat identik dengan Xiaomi tersebut.

Tiruan Airpods Dari Xiaomi

      Jika pada awalnya produk dari Apple banyak ditiru oleh perusahaan ponsel OPPO dari negara China, maka saat ini perusahaan OPPO telah mulai menggunakan desain dan juga ciri khasnya sendiri dan tidak lagi meniru produk buatan Apple lagi.

      Namun berbeda dengan perusahaan ponsel yang saat ini semakin banyak memiliki peminat produk ponselnya baik di dalam negara China sendiri maupun dipasaran global yang lebih luas, perusahaan Xiaomi kali ini telah meniru sebuah perangkat dengan nama Airdots yang mirip seperti milik Apple.

      Perangkat bluetooth ini sebenarnya sudah hampir dirilis sejak dua tahun yang lalu oleh Apple, dan baru saat ini bentuk desain dan ide teknologi yang digunakannya ditiru oleh perusahaan Xiaomi. Sebelumnya Xiaomi sudah meniru bentuk desain dari ponsel Iphone X yang menggunakan desain kamera belakang dengan posisi vertikal dan juga menggunakan sensor wajah pada bagian depan ponselnya.

       Tiruan ponsel tersebut adalah ponsel yang dirilis oleh Xiaomi pada tahun lalu dengan nama seri Xiaomi Mi 8. Dan untuk perangkat wireless dengan nama Airdots ini Xiaomi menggunakan bahan bud karet pada bagian penutup lubang telinga perangkat ini.

      Xiaomi Airdots ini sudah dirilis di China pada tanggal 11 januari lalu dengan harga hanya $60 saja dan dapat digunakan untuk perangkat ponsel IOS juga. Perangkat ini memiliki sensor sentuh dan juga noise canceling saat digunakan, untuk pengisian penuh beserta casenya membutuhkan waktu selama satu jam dan dapat digunakan selama total sepuluh jam.

Xiaomi Akan Pecahkan Rekor GWR Lagi

Xiaomi akan merilis ponsel terbarunya pada tanggal 24 desember nanti dengan menggunakan layar berdesain poni dengan bentuk seperti tetesan air yang sedang trend saat ini. Ponsel Xiaomi ini nantinya akan menjadi ponsel pertama Xiaomi yang menggunakan poni yang kecil, sebab selama ini Xiaomi mengikuti bentuk poni dari ponsel Iphone X dari Apple.

Dengan menggunakan poni yang kecil dapat juga mempengaruhi kinerja dari ponsel tersebut, dan hal itu terbukti saat dicoba dengan aplikasi pengukur kinerja dan kecepatan dari semua ponsel Android yang ada. Ponsel dengan layar berukuran 5.84″ ini akan memiliki kamera depan 8MP dan menggunakan baterai yang berkapasaitas 3000 mAh.

Rencana dari Xiaomi untuk perilisan ponsel yang memiliki tiga pilihan memori internal ini pada tanggal 24 desember nanti adalah memberikan bonus paket data selama sebulan sejak pembelian dengan kapasitas data sebesar 10GB. Dan uniknya Xiaomi akan menghadirkan Guinness World Record atau disingkat GWR untuk mencatat rekor penjualan dari ponsel ini saat perilisan nanti.

Xiaomi sangat percaya diri akan memecahkan rekor baru dalam penjualan ponsel saat hari pertama. jika dilihat dari sejarah penjualan ponsel Xiaomi selama ini sangatlah wajar jika Xiaomi yakin akan mencapai rekor baru yang lebih banyak dari hasil penjualan selama ini. Dan hal tersebut juga didukung oleh adanya bonus data 10GB selama sebulan yang diberikan oleh ponsel ini, dimana selama ini Xiaomi tidak pernah memberikan bonus apapun untuk penjualan ponselnya.

2 Ponsel Lama Xiaomi Telah Putus

Perusahaan dari China yang satu ini sangat cepat sekali mendapat peminat produknya dalam dua tahun terakhir ini, perusahaan Xiaomi ini telah menjadi perusahaan ponsel dengan hasil penjualan terbanyak diposisi kedua untuk tahun ini. Xiaomi menjadi banyak penggemarnya berkat kinerja dan bentuk desain ponselnya yang cepat dan juga enak dipegang dan digunakan.

Selain dari tampilan luar dan dalamnya, produk produk ponsel dari Xiaomi selalu menghadirkan update software yang selalu konsisten baik itu untuk ponsel baru maupun untuk ponsel keluaran lamanya. Ponsel milik Xiaomi juga pada dasarnya sangat mudah digunakan dan sangan simpel dari segi tampilannya, sehingga membuatnya dapat digunakan oleh kebanyakan orang yang mengerti tentang ponsel maupun yang baru belajar menggunakan ponsel.

Untuk saat ini tampilan software buatan dari Xiaomi yang terbaru adalah MIUI 10 yang sudah bisa digunakan untu semua ponsel Xiaomi yang ada hingga saat ini. Namun sayangnya pada kali ada dua seri ponsel Xiaomi yang akan mendapatkan update yang terakhir sebab telah berumur 2 tahun lamanya sejak dirilis pertama kali.

Kedua ponsel tersebut adalah Xiaomi Mi 5 dan Xiaomi Redmi Note 3 yang tidak akan mendapatkan tampilan UI terbaru dari Xiaomi selanjutnya. Ponsel Xiaomi Mi 5 dan Redmi Note 3 ini adalah ponsel yang paling laris terjual oleh Xiaomi berkat spesifikasi yang dibawa kedua ponsel ini sangat mendukung sekali penggunaannya pada kala itu. Sepertinya dukungan UI dari Xiaomi hanya akan bertahan selama dua tahun saja sama seperti dukungan dari Google untuk OS AndroidOne yang hanya dua tahun juga.

Xiaomi PLAY Akan Segera Dirilis

Xiaomi kini semakin terkenal dan semakin banyak peminat ponselnya dipasaran baik itu dinegaranya sendiri di China, maupun di negara negara Eropa. Pada daftar nama merek ponsel yang berasal dari China saat ini Xiaomi sudah menduduki peringkat ke dua berada satu tingkat diatas merek OPPO, dan pada peringkat pertama saat ini masih tetap dipegang oleh merek perusahaan Huawei.

Untuk meningkatkan peringkat ponsel Xiaomi di China banyak strategi pemasaran dan pembuatan produk seri seri terbaru Xiaomi yang tidak sama seperti sebelumnya. Seperti seri ponsel Xiaomi yang terbaru dengan menggunakan nama seri PLAY yang akan dirilis pada akhir tahun ini, Xiaomi berharap dapat menambah pendapatan perusahaan untuk perhitungan tutup buku hasil penjualan Xiaomi tahun 2018 ini.

Ponsel Xiaomi seri PLAY ini akan menggunakan desain layar depan yang memiliki poni berbentuk tetesan air dan akan menggunakan dua kamera pada bagian belakangnya. Pada ponsel ini akan terdapat sensor sidik jari pada bagian belakangnya disebelah kamera belakangnya. Chip prosesor ponsel ini akan memiliki kecepatan 2.3GHz dengan menggunakan delapan inti, dan RAM ponsel ini memiliki pilihan 4GB dengan memori internal 64GB, RAM 6GB dengan memori internal 64GB dan 6GB dengan memori internal 128GB.

Kamera ponsel ini akan menggunakan dua kamera belakang dengan sensor 12MP untuk bagian belakangnya dan memiliki kamera depan dengan sensor 8MP. Kapasitas baterai pada ponsel ini masih tergolong kecil yakni hanya memiliki 3000 mAh saja, namun sepertinya chip prosesor yang akan digunakan ponsel ini tetap dapat menyokong pemakaian ponsel hingga seharian.

Segera Hadir Xiaomi Redmi 7

Sepertinya Xiaomi tetap akan menggunakan desain layar yang menggunakan poni pada seri ponsel terbarunya, tidak semua orang menyukai desain layar yang memiliki poni tersebut. Untuk seri ponsel terbarunya dengan seri Redmi 7 Xiaomi akan menggunakan poni dengan bentuk seperti tetesan air yang sudah mulai banyak digunakan oleh ponsel dari merek lainnya.

Bentuk ponsel yang menggunakan poni tetesan air ini memiliki ruang layar yang lebih besar sedikit karena letak kamera depan ponsel langsung berada dibawah lubang speakernya. Bentuk yang akan digunakan oleh Redmi 7 ini sepertinya hanya dalam tiga sampai empat bulan kedepan sudah akan menjadi desain lama, sebab saat ini perusahaan Samsung telah membuat desain baru yang akan menjadi trend terbaru awal tahun depan.

Jika dilihat bentuk ponsel Xiaomi Redmi 7 ini dapat dilihat dengan jelas bahwa ponsel ini berbentuk lebih simpel dan lebih kecil dari seri Redmi sebelumnya. Layar ponsel ini akan berukuran 5.84″ dan akan berimbas juga pada kapasitas baterainya yang jauh lebih kecil dari seri seri sebelumnya yakni hanya 2900 mAh saja.

Letak posisi kamera belakang Xiaomi Redmi 7 ini mirip seperti letak kamera dari ponsel Iphone X dengan posisi Vertikal, namun letak lampu flash ponsel ini akan berada di bagian paling bawah dari kameranya. Ponsel ini akan tetap menggunakan sensor sidik jari pada bagian belakang ponselnya disebelah kamera belakangnya, namun untuk spesifikasi lebih lengkapnya masih akan diberitahukan oleh Xiaomi dalam beberapa hari kedepan nanti.

OnePlus 6 & 6T Bisa Gunakan MIUI 10

Ponsel ponsel yang berasal dari China memang tidak semuanya sama, sebab masing masing perusahaan memiliki bentuk bentuk dan juga spesifikasi masing masing seri ponselnya yang berbeda beda. Namun jika dilihat sekilas beberapa merek ponsel juga memiliki bentuk dan ukuran yang sebenarnya hampir sama dan sangat mendekati baik dari segi layar maupun material pelapis dari ponsel tersebut.

Seperti ponsel dari OnePlus 6 dan juga OnePlus 6T yang sebenarnya memiliki ukuran yang hampir sama dan hanya berbeda pada bentuk dari poni layarnya dan juga teknologi sensor sidik jari yang terletak pada layar ponsel seri OnePlus 6T saja. Dan kedua ponsel ini sebenarnya memiliki ukuran dan spesifikasi yang juga hampir sama dengan ponsel dari perusahaan Xiaomi yang juga sama sama berasal dari negara China.

Terdapat salah satu website ponsel yang berbasis di Eropa telah mencoba untuk meroot ponsel dari OnePlus 6 dan memasangkan UI dari milik ponsel Xiaomi dengan seri Mi Mix 3 yakni dengan menggunakan MIUI 10 dan ternyata berhasil. Keberhasilan penggunaan MIUI 10 tersebut dapat dilakukan berkat kedua seri ponsel OnePlus 6 dan juga ponsel Xiaomi Mi Mix 3 saat ini telah mendapat update OS android 9.0 atau Android Pie.

Secara teknis sebenarnya hal tersebut dapat dilakukan bukan hanya sebatas kedua ponsel itu saja, namun dengan seri ponsel lain yang juga berbeda merek tetap dapat dilakukan asalkan memenuhi syarat seperti OS Android yang sesuai dan juga beberapa perangkat dalam ponsel yang juga sebenarnya menggunakan perangkat komponse yang sama maka hal tersebut juga dapat dilakukan.

VIVO Makin Berkembang Pesat

Persaingan bisnis ponsel saat ini semakin hari semakin ketat dan tidak hanya untuk negara Eropa saja, di negara India saat ini juga semakin ramai dan berkembang saja. Berita terbaru muncul dari pihak perusahaan VIVO yang baru saja menanam investasi di negara India untuk membangun dan memproduksi ponsel dinegara tersebut.

Nilai investasi dari VIVO tidak tanggung tanggung, VIVO telah menginvestasikan $560M untuk membantu dalam menghasilkan lebih banyak lagi tingkat produksi ponsel VIVO ditahun depan. Persaingan ponsel di negara asli VIVO sendiri yakni di negara China sudah sangat penuh dan sangat ketat sekali, dimana perusahaan seperti OPPO, Xiaomi, dan juga Huawei sudah sangat terkenal di negara tersebut.

Peluang VIVO untuk masuk kedalam persaingan pasar Eropa juga sangat kecil saat ini, dimana pada posisi pangsa pasar mobile di negara negara Eropa saat ini juga sudah banyak dikuasai oleh Huawei, OPPO, dan juga Xiaomi. Dengan masuknya VIVO ke negara India maka akan membuka peluang baru bagi beberapa penduduk lokal disana juga.

Saat ini perusahaan VIVO di negara India telah memiliki 50 hektar tanah untuk beroprasi produksi ponsel dan dengan ditambahkan kucuran dana investasi terbaru telah menambah luas lahan yang dapat digunakan untuk beroprasi tahun depan dengan penambahan sekitar 169 hektar lagi. Dan untuk beroprasi tahun depan setidaknya perusahaan VIVO di negara India nantinya akan membutuhkan sekitar 5000 pekerja baru.

Ponsel Xiaomi Berkamera 48MP

Dengan makin ketatnya persaingan penjualan perangkat ponsel saat ini, telah membuat banyak kebingungan baik itu dari sisi pembeli atau konsumen maupun juga dari sisi merek produsen ponsel itu sendiri. Tidak hanya harus pandai menempatkan harga jual, namun juga membutuhkan sasaran pasar yang pas agar dapat menjual ponsel dan laku terjual nantinya.

Salah satu produsen ponsel asal China seperti Xiaomi kini sudah sangat berkembang pesat sekali baik diluar maupun didalam negeri Xiaomi itu sendiri. Tidak hanya memiliki pamor sebagai ponsel murah yang berkualitas saja, namun Xiaomi juga telah dipercaya oleh para penggemarnya dapat memeberikan layanan dan masa penggunaan yang dapat diandalkan dalam jangka waktu yang lama.

Untuk produk ponsel kelas bawahnya dapat terbilang sangat bagus sekali, sebab Xiaomi tetap mempertahankan kualitas ponselnya meskipun dijual dengan harga yang murah. Saat ini Xiaomi sedang mencoba untuk ikut memasuki pasar ponsel dengan spesifikasi khusus pada bagian kameranya.

Tidak tanggung tanggung secara langsung Xiaomi mencoba untuk menghadirkan ponsel yang akan memiliki kamera dengan sensor 48MP nantinya. Jika ponsel ini berhasil dirilis maka nantinya ponsel ini akan menjadi ponsel dengan sensor kamera terbesar dikelasnya.

Pada merek ponsel Nokia 808 PureView dan juga pada ponsel Huawei Mate 20 Pro sensor kamera tertinggi hanya mencapai sensor 41MP saja. Dan untuk mendukung penggunaan sensor besar ini nantinya Xiaomi akan menggunakan sensor baru dari SONY dengan fitur Quad bayer sensor yang memiliki seri IMX 586 dan telah dirilis pada bulan juli kemarin.

Meitu Phone Tiru Desain Vertu

Xiaomi kembali menghadirkan nama brand terbarunya lagi dengan sasaran pasar untuk ponsel kamera khususnya untuk selfie. Dengan menghadirkan nama seri ponsel Meitu maka Xiaomi telah menambahkan satu nama merek ponsel lagi yang khusus dibidangnya, sama seperti nama Black Shark yang dikhususkan untuk pasaran gaming.

Jika dilihat sekilas desain ponsel ini akan sangat mirip sekali dengan bentuk atau desain pada ponsel dengan merek Vertu. Bedanya adalah harga yang akan ditawarkan oleh pihak Meitu nantinya akan sangat jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga ponsel milik Vertu. Seperti yang kita tahu harga dari ponsel Vertu bukanlah harga sembarangan, sebab bahan dan desain ponsel Vertu rata rata banyak yang dibentuk melalui buatan tangan.

Kamera pada ponsel ini nantinya akan memiliki total 5 kamera yang terdiri dari dua kamera belakang dan tiga kamera depan. Pihak Xiaomi sendiri telah menyatakan bahwa nantinya ponsel Meitu ini akan berfokus pada sisi software kameranya. Pada kamera depannya nanti ponsel ini akan memiliki kamera dengan sensor 12MP + 20MP + 8MP sehingga dapat menghasilkan kualitas foto selfie yang kemungkinan besar akan sangat jernih dan tajam.

Pada kamera belakangnya ponsel ini aka memiliki sensor kamera 12MP + 8MP dan akan memiliki dua lampu LED flash yang akan terletak secara terpisah. Belum diketahui secara lengkap fitur apa saja yang akan dimiliki namun ponsel ini nantinya akan memiliki layar OLED dengan ukuran 6.21″ dan juga akan memiliki sensor sidik jari pada bagian bawah depan layarnya.

Xiaomi Cetak Rekor Dalam GWR

Hanya dengan membuka 500 cabang gerai secara bersamaan di negara India, Xiaomi telah mencetak rekor dalam GWR atau yang biasa disebut dengan Guinness World Record. Xiaomi sebelumnya juga telah mencetak rekor dalam hal penjualan ponsel di negara India namun tidak masuk kedalam GWR, dimana pada laporan penjualan ponsel Xiaomi pada Q3 meningkat secara drastis untuk penjualan di negara India.

Pertama kali Xiaomi membuka gerai resminya di negara India yaitu adalah pada tahun lalu tepatnya pada tahun 2017 namun dapat menghasilkan tingkat penjualan yang tinggi. Hal tersebut dapat dinilai cukup wajar jika melihat kembali produk produk dari ponsel Xiaomi itu sendiri, sebab ponsel keluaran Xiaomi rata rata memiliki kualitas bahan yang bagus dan juga menggunakan tampilan UI Android yang simpel dan juga stabil.

Perusahaan dari negara China ini perlahan lahan mulai mengembangkan target wilayah penjualannya semakin meluas di negara India, dan target dari Xiaomi untuk tahun 2019 nanti akan membuka 5000 gerai baru dan juga diperkirakan dapat membuat hingga 15000 lowongan kerja baru untuk perusahaan tersebut di India.

Kesuksesan ponsel Xiaomi di India ini juga tidak mudah sebab saat ini pasar ponsel di India merupakan pasar penjualan yang diperebutkan oleh banyak perusahaan ponsel lainnya juga. Memang kebanyakan perusahaan ponsel yang berasal dari China saat ini sedang ramai merilis ponsel ponselnya untuk negara India sebut saja seperti OPPO, Huawei dan juga VIVO tetapi mereka kalah bersaing dan berada dibawah posisi hasil penjualan ponsel dari Xiaomi untuk Q3 kemarin.